-->
    |

PPSB Ponpes Miftahul Ulum Tahun Ajaran 2021-2022



DINAMIKAJABAR.COM | PURWAKARTA - Dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pondok Pesantren Miftahul Ulum Babakan Cijambe Desa Darangdan Kabupaten Purwakarta menerima Santri baru bertempat Sekretariat Ponpes Miftahul Ulum 
tahun ajaran 2021-2022, dimonitor oleh Camat Darangdan Drs Al Idrus Nurhasan melalui 3-orang Perangkat Kecamatan,
pada Kamis 22/07/2021.

3-orang tim monitoring perangkat Kecamatan Darangdan selaku anggota Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 Kecamatan Darangdan, yaitu Mulyanto Kasubag PKP Kecamatan Darangdan, Korwil Kependudukan Kecamatan Darangdan Rudi Hartono dan Alek Dedi Rukmana Stap Kasi Kesos Kecamatan Darangdan.


Menurut Ari Kusaeri, S.Pd sebagai Ketua Dewan Santri Ponpes Miftahul Ulum, yang merupakan Kepala MA Yayasan Miftahul Ulum saat dikonfirmasi media (22/07) mengataka Alhamdulillah atas kehadiran tim monitoring dari Pihak Kecamatan Darangdan, terkait Penerimaan Peserta Santri Baru (PPSB)  tahun ajaran 2021-2022 Pinpes Miftahul Ulum telah menerima santri baru sebanyak 250-orang termasuk santri baru dari Jabodetabek, bahkan santri baru dari Cikarang belum pada datang mengingat adanya PPKM didaerah tersebut. "Kata Ari Kusaeri"

Alhamdulillah Ponpes Miftahul Ulum keseluruhannya ada 1.000.000 orang santri, termasuk santri baru 250-orang.
Panitia penerima santri baru Ponpes Miftahul Ulum sebagaimana ketentuan yang ada, bagi santri baru sebelum hadir dimeja pendaftaran harus memperhatikan Prokes Covid-19, Memakai masker, Mencuci tangan yang sudah kami persiapan, juga Menjaga jarak dan tidak berkerumun, untuk meminimalisir penyebaran virus corona. "Katanya"

Menurut Mulyanto Kasubag PKP Kecamatan Darangdan selaku Ketua Tim monitoring yang di dampingi Ketua Ponpes Miftahul Ulum Babakan Cijambe KH.Asep Abdussalam, S.Pdi selaku Ketua MUI Kecamatan Darangdan, kami acungkan jempol terhadap Panitia PPSB Ponpes Miftahul Ulum, karena penerimaan santri baru  tersebut sangat ketat memperhatikan Prokes Covid-19. "Pungkasnya.
(Bah)
Komentar Anda

Berita Terkini