-->
    |

KRL Yang Diresmikan Presiden Di Yogyakarta Ternyata Buatan Anak Bangsa



DINAMIKAJABAR.COM | YOGYAKARTA - Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT INKA (Persero) resmi dioperasikan untuk jalur Yogyakarta – Solo. Peresmian dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo di Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin pagi (1/3). KRL yang biasa disebut KRL KfW ini terdiri dari 4 kereta dalam 1 trainset atau rangkaiannya. 

Menyadur dari situs resmi www.presidenri.go.id. Kehadiran KRL tersebut selain meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan bertransportasi serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar, juga akan mengurangi tingkat polusi udara. Hal itu disebabkan oleh peralihan dari kereta rel diesel (KRD) berbahan bakar solar menjadi kereta rel listrik yang mendapatkan pasokan tenaga listrik melalui infrastruktur listrik aliran atas di sepanjang jalur rel listrik.

“Ini adalah sebuah transportasi massal yang ramah lingkungan. Saya kira moda transportasi di negara kita ke depan harus semuanya mengarah kepada angkutan yang ramah lingkungan,” kata Presiden.

“Kita harapkan ini bisa membantu baik mobilisasi orang maupun barang dari Yogyakarta ke Solo, Solo ke Yogya, dan juga meningkatkan pariwisata dan ekonomi kita,” ucapnya.

Menyadur dari Facebook PT INKA (Persero), KRL yang dulunya dioperasikan di area Jabodetabek sekitar tahun 2013, oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kemudian direvitalisasi sebanyak 10 trainset. Perubahan pada eksterior tampak pada color scheme bernuansa batik.

Sedangkan, pada interior, selain penambahan corak batik pada sisi dinding dan atap, keseluruhan interiornya diperbarui seperti kursi dengan material dan desain untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Saat kondisi normal, 1 trainset KRL ini dapat menampung 670 penumpang baik penumpang duduk maupun yang berdiri. Sedangkan pada kondisi penuh (di luar masa pandemi), KRL Joglo ini dapat menampung hingga 954 penumpang. 

Sebagai informasi, KRL KfW ini dipesan oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2008 dengan bantuan dana pinjaman dari bank milik Pemerintah Federal Jerman, yakni "Kreditanstalt für Wiederaufbau" atau KfW. Sehingga inilah kenapa KRL ini identik dengan nama KRL KfW.
Komentar Anda

Berita Terkini