-->
    |

LP KPK ingatkan Kades Jangan Berpolitik Praktis di Pilkada Karawang



DINAMIKAJABAR.COM | KARAWANG -Menyusul laporan/informasi dari masyarakat adanya oknum Kades di wilayah Kecamatan Rawamerta membagi bagikan spanduk pasangan calon bupati.
"LPKPK ancam akan mindaklanjuti informasi tersebut,  untuk dilaporkan ke Bawaslu atau instansi berwenang yg lain,"ungkap Ketua LP KPK Kabupaten Karawang Jenal Abidin dikantornya,Kamis siang  (22/10/2020).

Ditegaskan Jenal Abidin, untuk menciptakan demokrasi pilkada Karawang yang damai,  jujur dan adil, semua pihak harus memahami,  tunduk dan mentaati aturan yang berlaku.
"Pilkada Karawang akan kondusif jika semua mentaati hukum atau aturan yg ada,"tandas Jenal Abidin.

Ia mengingatkan kepada kepala desa hingga RT, jangan coba coba bermain api atau terlibat dalam urusan politik praktis pilkada. Apalagi sampai  ikut dukung mendukung,  ikut kampaye untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati.
"Jika terbukti,  kami tak segan-segan untuk melaporkanya kepada instansi yang berwenang,"ucap Jenal Abidin.

Disebutkan, untuk kepala desa atau perangkat desa,  telah diatur secara jelas didalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 29 huruf j bahwa kepala desa dilarang ikut serta dan/atau terlibat dalam kampaye pemilihan umum dan /atau pemilihan kepala daerah.

Ia menambahkan, sebelumnya pihak  LP KPK telah menyurati Bupati Karawang dan Kepala Kementrian Agama pertanggal 26 September 2020 berupa Himbauan terkait netralitas ASN,  termasuk Kepala Desa jangan terlibat politik praktis Pilkada..

Sementara sanksi untuk pelanggaran merujuk pada pasal 29 huruf j ini diatur dalam pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) hingga sanksi pemberhentian.(BOB)
Komentar Anda

Berita Terkini