-->
    |

Pengrajin Cinderamata dari kayu,omset turun derastis



DINAMIKAJABAR.COM |GARUT -Ditengah Pandemi Covid -19 Salah satu pengrajin cindera mata berbahan dasar kayu menjerit , butuh suntikan dana untuk kembangkan usahanya.

Dikediamannya Kp.Pameugatan Desa Cipaganti Amang (07/09/2020), Seorang seniman Handy Craft multi talenta keluhkan kondisi saat ini " Kami sangat perlu permodalan untuk mendongkrak produksi , Karena saat ini kami masih memakai peralatan seadanya , Kadang kami masih waswas kalau ada pesanan karena keterbatasan peralatan".

" Jika kami sudah memiliki mesin tentu kami siap menerima pesanan partai besar , dan juga bisa menyerap tenaga kerja warga sekitar bisa bersama-sama kerja untuk perbaikan ekonomi keluarga imbuhnya, saat ini kalau ada pesanan banyak baru dibantu oleh tenaga kerja lain itupun terbatas karena peralatan manual,"ucapnya


Saat disinggung soal usahanya "Usaha ini berdisi lebih kurang 25 tahun berjalan dengan nama Amang Craft , Namun keadaan usaha kami hanya seperti ini saja , Belum punya work shop Harapannya kalo punya tempat bisa sekaligus memajang hasil karya, Hampir tak terhitung jenis jenis yang sudah dikerjakan seperti , Golok Ukir , Cincin Ukir, Gelang , Maskot Dogar, dan masih banyak lagi imbuhnya," katanya

Lanjut Amang "Saya sangat berharap ada dinas terkait untuk mendorong kegiatan usaha kami , untuk kwalitas Insya Alloh kami bisa bersaing bahkan kami pernah kirim ke Amerika ada pesanan salah seorang turis , Jadi kalau alat alat sudah lengkap tentu kami siap produksi masal apapun jenisnya asal yang berbahan dasar kayu ungkapnya penuh harap ". ( Babang)
Komentar Anda

Berita Terkini