-->
    |

Mbah Sarani Desa Singamerta Kecamatan Ciruas Ganjal Perut Dengan Bantal : Itu Tidak Benar, ini Penjelasannya



CIRUAS, dinamikajabar.com  - Terkait berita yang beredar tentang Seorang kakek bernama Mbah Sarani Kelaparan" Kakek di Ciruas Serang Ganjal Perut dengan Kapuk Bantal" itu tidak benar, karena pihak Polsek Ciruas Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno, Serda Makudin Babinsa desa singamerta, Ade Faisal Kepala Desa Singamerta, PKH (Nita) dan Bidan Desa (Ifal) datang ke lokasi dan langsung memberikan informasi ke media.

Sebelum viralnya berita ini, Mbah Sarani sudah sangat sering menerima dari berbagai organisasi, komunitas dan lain-lain, hingga bantuan BLT pun Mbah Sarani juga mendapatkan BLT.

Menurut dari kesaksian warga, bahwa Mbah Sarani ini sudah untuk kesekian kalinya mendapat bantuan, begitu juga penjelasan dari bu Ifal dan ibu Nita.

Nita PKL mengatakan Mbah Sarani ini sudah sangat sering dibantu, dan bahkan juga sudah disarankan untuk membawa Mbah Sarani ini ke Panti Jompo, tapi tiap kali usaha ini dilakukan, Mbah Sarani pun selalu tidak mau, dan beralasan tidak ada yang jagain,"kata Nita.

Lanjut Nita Mbah sarani bukan kelaparan terus mengganjal perut dengan bantal, tapi justru karena keadaan mbah sarani ini yang memang ada kelainan, jadi telinganya dimasukin kapuk oleh mbah sarani sendiri.

Ade Faisal Kepala Desa Singamerta pun berkata sangat menyayangkan atas adanya berita tersebut, karena selama 2 tahun terkait ini kami dari pihak pemerintah desa selalu melakukan upaya untuk perawatan Mbah Sarani,"katanya.

Senada dengan Kepala Desa Singamerta, Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno pun mengatakan Hal yang sama, sangat menyayangkan dengan adanya berita itu, tanpa melalui konfirmasi.

Serda Makudin Babinsa desa singamerta juga memberikan tanggapan bahwa apa yang diberitakan itu adalah tidak benar karena selama saya menjadi Baninsa di desa ini, saya juga sudah sangat sering mengurusin mbah sarani,"tambah Serda Makudin. (Oman).
Komentar Anda

Berita Terkini