|

Management PT. Indotama Pero Alloy Penuhi Panggilan Komisi IV DPRD Purwakarta



PURWAKARTA, dinamikajabar.com Terkait penolakan sidak Anggota DPRD Purwakarta oleh managemen PT Indotama Pero Alloy,s  komisi IV DPRD Purwakarta panggil  managemen perusahan, senin (8/6/20)

HRD Humas dan umum PT. Indotama Pero Alloy,s, Engkun Kurniadi kepada awak media mengatakan, Dengan adanya itikad baik dari managemen PT Indotama Pero Alloy,s, memenuhi panggilan dari Komisi IV DPRD Purwakarta terkait beberapa waktu yang lalu adanya penolakan.

"Kami dari pihak management meminta maaf kepada anggota DPRD Purwakarta apabila dari pihak management PT Indotama Pero Alloy,s adanya kesalahan  dan kekurangan dan saat ini kecelakaan kerja sudah di tangani pihak kepolisian," tuturnya 

Tidak ada instruksi, kata Engkun, dari management ke secutity bahwa anggota dewan untuk tidak di perbolehkan masuk, tetapi memang  selektif karena lokasi sudah pasang  garis polisi.

"Karena saat ini mangement sedang fokus terhadap keluarga korban meninggal yang akan di berikan santunan serta fokus kepada karyawan yang sedang di rawat di rumah sakit," katanya 

Menanggapi pertanyaan tentang adanya tenaga kerja asing, Engkun menyampaikan ada 32 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang sekarang ada 22 orang dan 10 orang sudah pulang.

"TKA asal cina  di PT. Indotama Pero Alloy,s semuanya legal," terangnya

Ketua komisi IV DPRD purwakarta, Said Ali Azmi menyampaikan bahwa tujuan pemanggilan mangement PT Indotama Pero Alloy's untuk mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi.

 "Dari hasil klarifikasi adanya kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan kami pertanyakan itikad baik dari management perusahaan untuk keluarga yang di tinggalkan " kata Said

Sambungnya Komisi 4 juga mempertanyakan terkait dokument TKA asal Cina yang syah dan ada berapa orang TKA nya.

"kami meminta di cek dokumen TKA apa mereka legal apa ilegal," ucapnya

Said menambahkan "Alhamdulillah management perusahaan di undang datang dan untuk penolakan pihak management sudah meminta maaf," pungkasnya
Komentar Anda

Berita Terkini