|

Serikat Pekerja PUK SP KEP SPSI Kecam Keras PT. Nippon Paint



PURWAKARTA, dinamikajabar.com  
Para pekerja buruh PT Nipsea Paint and Chemicals (Nippon Paint) terancam PHK disaat kehidupan bergejolak ditengah wabah Covid-19 ini. Karena diantara buruh buruh yang lain yang bekerja di PT Nippon Paint sudah mendapatkan ancaman PHK yang tidak wajar oleh perusaahaan tersebut. 

Diantaranya departeman FG yang unjuk rasa menolak adanya PHK Karena buruh yang seharusnya di angkat menjadi PKWTT dan yang sudah menjadi PKWTT terkena PHK dengan alasan yang tidak jelas. Jumat 15/05/2020

Menyikapi hal tersebut Serikat Pekerja PUK SP KEP SPSI yang berada di PT Nipsea Paint and Chemicals ( Nippon) kecam keras kepada perusahaan PT Nipsea Paint and Chemicals agar para buruh yang bekerja jangan sampai ada yang di PHK dengan alasan apapun saat ini maupun kedepanya.

Menurut Serikat PUK SP KEP SPSI hal tersebut tidak masuk di akal, disaat wabah pandemic Covid-19 perusahaan langsung mengecap PHK kepada karyawannya dengan alasan yang tidak jelas disaat ekonomi sedang kritis karena hidup di tengah wabah pandemic Covid-19 nasib buruh malah mendapatkan hantaman keras dari perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

Enam (6) buruh departemen FG yang diPHK satu di antaranya yang sudah menjadi PKWTT dan sudah bekerja kurang lebih 9-12 tahun malah akan di PHK dengan alasan yang tidak jelas oleh perusahaan PT Nippon Paint. ungkap serikat pekerja

Alasan PHK kepada ke enam (6) buruh itu karena dampak efek dari Covid-19. 

Sangat tidak masuk di akal yang seharusnya buruh PKWT diangkat menjadi PKWTT malah akan di PHK karena alasan Covid-19. apalagi  satu buruh diantaranya sudah menjadi PKWTT diPHK karena hal sepele. Karyawan tersebut membuka masker disaat ia bekerja, padahal karyawan tersebut selalu memakai masker, "mungkin sejenak ia membuka karena ingin menghirup udara tampa masker." Ungkap serikat

"Seharusnya berikan dulu Surat Peringatan (SP) jangan karena hal sepele langsung di ponis PHK." Ucap serentak dari serikat

Hal ini mengundang kekisruhan, karena buruh tersebut adalah anggota SPSI dan juga warga lingkungan setempat sehingga serikat PUK SP KEP SPSI bersama angota karangtaruna  menemui Sugito, selaku HRD Perusahaan PT Nippon Paint, melangsungkan Mediasi dan menolak keras adanya PHK di tengah Wabah Pandemic Covid-19 maupun kedepannya.

Dari hasil Mediasi, sugito menyampaikan "tidak ada PHK dan senin silahkan bekerja kembali." Ucap Sugito di depan para anggota PUK dan Karangtaruna.

Disini jelas perusaahaan tidak mengacu kepada PKB Perjanjian Kerja Besama yang tertuang di dalam Undang -Undang No 13/2003 seakan perusahaan mengambil celah/kesempatan ditengah Wabah Covid-19 yang seharusnya buruh itu diperhatikan di masa Covid-19 ini malah mendapatkan ancaman PHK karena hal sepele. (Th)
Komentar Anda

Berita Terkini