-->
    |

Iyus Permana Ucapkan Terimaksih untuk Bantuan APD dari Clikberita



PURWAKARTA, dinamikajabar.com  Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, mengucapkan terimakasih kepada clikberita.com dan alumni SMAN 2 Purwakarta Angkatan 88 Jurusan Biologi, atas bantuannya yang diterima oleh Pemkab Purwakarta, yang akan di bagikan kepada Masyarakat.

Sebagai ketua harian gugus tugas Covid-19 Purwakarta, Iyus Permana, mewakili Bupati, yang pertama dalam penerimaan bantuan dari Clikberita dan juga kelas Bio  SMAN 2 Purwakarta Angkatan 88, masker sebanyak 2000 pcs, 150 Alat Pelindung Diri (APD), dua dus handsanitizer dan 10 dirigen desinfektan, Jumat (17/04), di Posko Gugus Covid-19 Kabupaten Purwakarta, bertempat di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Purwakarta.

" Kami mengucapkan terimakasih kepada clikberita.com  dan kepada alumni Kelas Bio Smanda 88 Purwakarta dan semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan barokah ” ujar Iyus.

Iyus menambahkan,
" Adapun langkah-langkah yang di ambil Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk pencegahan Covid-19, yang pertama mengadakan penutupan jalan sementara nanti malam, dari arah pertigaan Suryo, jalan pembaharuan dan kearah timurnya sampai ke Taman Sribaduga, dan juga akan di adakan jalan yang wajib menggunakan masker dan tindakan menyetop kendaraan angkot dan juga motor jika ada yang tidak menggunakan masker akan di berikan pengarahan semacam punishment tapi akan kita berikan maskernya. Selama ini kita bersama Bupati bagi-bagi masker sebanyak 2000 pcs, " hanya sayang, masker yang dibagikan itu tidak dipakai, padahal itu salah satu cara pencegahan dini, untuk tidak terpapar virus tersebut ," tegasnya.

 Iyuspun menambahkan,
" bahkan mungkin orang yang mempunyai masker lebih dari satu bahkan tidak dipakai, nanti di jalan akan di adakan operasi supaya mereka sadar menggunakan masker.
Himbauan untuk masyarakat  tetap jaga jarak, kemudian menjauhi kerumunan, tetap selalu mencuci tangan dan kemudian berdoa dirumah masing-masing agar Covid-19 segera berakhir di bumi khususnya Purwakarta, Jawa Barat, Nusantara dan bahkan di dunia, ".

Pada saat ini pemerintah daerah menunggu bantuan dari Provinsi melalui aplikasi Sapawarga, data yang sudah dimasukan kedalam aplikasi tersebut, sekarang sedang di evaluasi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta, kemudian Kepala Desa atau Lurah dimana nanti supaya tidak terjadi double , misalkan bantuan Provinsi cair, kemudian ada  Bantuan Langsung Tunai  ( BLT) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dari pusat cair nanti dari Kabupaten cair lagi, jangan ada double penerimaan. 

“ Sekarang kita sedang merevisi dan mengevaluasi, nanti pada waktunya yang pertama bantuan dari Provinsi dulu, kemudian di susul nanti bantuan dari BLT Desa, dan kemudian baru bantuan dari Pemerintah Kabupaten,” tambahnya.

Himbauan untuk Shalat Tarawih, berdasarkan surat edaran dan hasil rapat kemarin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Jhondien , dan ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan  Forkominda Kabupaten Purwakarta, dihimbau dan memang secara fakta Purwakarta sekarang sudah menjadi zona merah. Ini dibuktikan sudah adanya terjadi perpindahan dari orang ke orang atau istilah kesehatannya  transmisi lokal. Jadi sebagai dasar, World Health Organization (WHO) menetapkan seandainya sudah terjadi transmisi lokal di daerah-daerah, kalaupun jumlahnya hanya dua orang sudah bisa di katakan zona merah. 

“ Di Purwakarta positif sudah ada delapan orang, kita akan melakukan langkah-langkah agar tidak bertambah lagi. Sudah ada yang positif delapan  orang tetapi sudah sembuh empat  orang berarti tinggal empat orang lagi, mudah-mudahan tidak bertambah lagi, “ Tegasnya.

Pabrik yang ada di Purwakarta sudah di sosialisasikan di berikan surat agar katakanlah menjaga jarak atau juga menerapkan sistem kerja dirumah atau workhome, bahkan sebagian besar pabrik sudah diliburkan, tanpa pemotongan gajih, dan bahkan ada beberapa pabrik sudah libur sendiri karna dampak Covid-19 ini.
Komentar Anda

Berita Terkini