-->
    |

Terusir ditanah sendiri, Budiman mencari keadilan...!!!



KARAWANG - dinamikajabar.com

Memiliki tanah dan rumah sendiri bagi kebanyakan orang merupakan suatu hak yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun dan pihak manapun, terlebih lagi tanah dan rumah tersebut memiliki bukti kepemilikan yang sangat kuat dari negara.

Namun hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi Budiman, Pria kelahiran Pati 54 tahun yang lalu ini harus kehilangan tanah dan rumahnya akibat perbuatan persekutuan jahat yang dilakukan oleh pengusaha dan oknum pejabat.

Bukan hanya penyerobotan tanah dan rumah saja, Budiman dan keluarga juga mendapatkan perbuatan yang tidak menyenangkan berupa perusakan rumah sebelum adanya keputusan dari pengadilan.

Saya dan keluarga sudah mendiami tanah dan rumah ini puluhan tahun, dan bukti kepemilikan pun ada dan saya sampaikan dipersidangan, namun karena adanya kesepakatan jahat yang diduga dilakukan oleh pengusaha dan oknum pejabat akhirnya pengadilan pun memutuskan untuk mengeksekusi tanah dan rumah saya, ujar pria yang merupakan pensiunan TNI AL tersebut kepada dinamikajabar.com, Selasa (24/03/20).

Masih kata Budiman, untuk masalah perusakan, saya sudah melaporkannya kepada pihak berwajib, namun ditengah jalan penyidikannya dihentikan dengan alasan ada seorang oknum pejabat Kejaksaan mengirimkan surat penundaan perkara sampai masalah gugatan perdatanya selesai.

Kalau tidak salah, menurut saya yang orang awam masalah hukum, mau perkara perdata ataupun pidana kan bisa berjalan berbarengan, tanpa harus menghentikan suatu perkara untuk menunggu perkara lainnya selesai, ujarnya bingung.

Budiman pun menegaskan, saya akan terus memperjuangkan hak saya ketingkat selanjutnya, karena saat ini saya sudah memiliki bukti baru, yaitu berupa girik yang tercatat di Desa, sedangkan girik yang ditunjukan oleh pengusaha ternyata tidak tercatat di Desa setempat.

Oleh karena itu, sertifikat yang katanya dibuat oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) pun otomatis palsu yang sekarang dikuasai oleh pengusaha, In Shaa Allah kebenaran akan terungkap, saya akan perjuangkan hak saya sampai kemana pun, tegas Budiman.

Tanah dan rumah milik Budiman yang diserobot oleh pengusaha dan para oknum pejabat tersebut berada di wilayah Cikampek, dan saat ini sudah dibangun perumahan.(Rama)

Komentar Anda

Berita Terkini