-->
    |

Angota DPR RI Putri Komarudin Gandeng BI Dan BRI Sosialisasi Alat Pembayaran Yang Sah



PURWAKARTA, dinamikajabar.com
Sikapi Ramainya Peredaran Uang Palsu, Angota DPR RI,  Putri Komarudin dari Fraksi Partai Golkar Komisi XI Menggandeng Bank Indonesia (BI) melakukan Sosialisasi Alat Sah Pembayaran (Uang.red) di Menteng Food Jalan Raya Sadang depan kantor Unit BRI Sadang, kamis (05/03/20).

Putri Komarudin mengatakan, Kemarin sempat ramai di Purwakarta juga ada uang palsu, Ini tindak lanjut dari yang kemarin di Purwakarta kan banyak peredaran uang palsu juga, jadi disini kita juga mengajak BI untuk mensosialisasikan dari awal produksi uang sampai sekarang.

"tadi banyak pertanyaan terkait dengan uang tidak layak edar masih bisa dipakai atau tidak Itu kan pertanyaan yang selama ini ditujukan kepada saya, makanya kita gandeng BI nya ke sini supaya mereka bisa menjelaskan hal-hal yang lebih teknis, agar masyarakat bisa terhindar dari penggunaan uang palsu jadi sebelum mereka menggunakan uang tersebut nanti mereka bisa cek terlebih dahulu" Kata Putri Kepada Awak Media.

Lanjut dia, tadi kan sudah dijelaskan kan Gimana cara pengecekannya selain yang dilihat diraba diterawang terus penggunaan uang itu harusnya jangan dilipat jangan di basahin dan sebagainya Itu kan banyak masyarakat yang belum tahu kadang-kadang di warung saya sering lihat uangnya di stepler gitu padahal habis itu nggak bisa dipakai lagi.

" seperti itu juga membantu Bank Indonesia nantinya untuk menjaga uang kita yang beredar di masyarakat itu tetap layak pakai dan selain itu kita juga menggandeng Bank BRI karena potensi Purwakarta itu sangat besar untuk sektor UMKM nya tapi masih banyak yang tidak tahu mencari modal ke mana ujungnya menjadi korban dari bank emok " ucap Putri 

Tambah Putri, Minggu lalu di Buana juga sudah bilang ada yang sampai bunuh diri karena menjadi korban bank emok ada yang bercerai dan itu skalanya sudah tidak kecil lagi kan kalau sudah ada yang bunuh diri udah ada korban jiwa.

"makanya kita gandeng Bank BRI di sini supaya mereka jemput bola langsung ke masyarakat buktinya sekarang ada kelompok usaha yang datang mereka bila mereka tidak punya akses ke kur sehingga kita mengkoneksikan merekalah dengan Bank BRI supaya nanti usahanya bisa lebih lancar lagi karena ada modalnya" Tutur Putri

sebagai anggota dewan itu tahu kalau Bank BRI adalah bank pemerintah bank Usaha Milik Negara yang nantinya juga resikonya akan ditanggung oleh negara kalau apa-apa terjadi kepada bank BRI jadi kita lihat hal-hal seperti itu harus dilunasin dulu sebelum akhirnya mereka pinjam lagi.

 " itu kan untuk memitigasi risiko pinjamannya itu jadi pinjaman yang buruk jadi mpl jadi non Performing loan gitu makanya kita juga harus sama-sama menjaga agar Bank BRI ini bisa terus eksis bisa terus melayani masyarakat menjadi tonggak terdepan dalam menyalurkan kredit kur ini karena kan yang namanya usaha pasti ada resikonya dong itu bentuk usaha dari bank BRI untuk mencegah resiko resiko itu menjadi bahaya " Paparnya. (Tesyar)
Komentar Anda

Berita Terkini