-->
    |

Cegah Tawuran, Ribuan Pelajar SMA/SMK Ikuti LDKS



PURWAKARTA, dinamikajabar.com
Ribuan Pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Purwakarta mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dalam rangka mencegah tawuran antar pelajar di Purwakarta, yang digelar di Markas Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad, Kamis (13/2/2020).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Kacadisdikwil) IV, Ai Nurhasan mengatakan, di Purwakarta ini cukup stabil jumlah tingkat kerawanan kerusuhan pelajar yakni tawuran antar pelajar khususnya SMK, maka dari itu LDKS ini digelar.

"Kita terus mencari formula agar kita bisa menghentikan kultur tawuran di kabupaten Purwakarta ini. Pertama kita mengadakan LDKS ini selama hari ini 2 hari nanti," ungkap Ali, saat ditemui di Markas Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad.


Diungkapkannya, dengan ada LDKS ini para pelajar SMK akan menjadi lebih disiplin dan mengenal teman-temannya dari sekolah lain yang ada di Purwakarta.

"Disini, para siswa diberi konten materi kebangsaan, bela negara, dan kedisiplinan. Jadi, siswa tidak sepenuhnya dilatih fisik. Tetapi mereka diperlihatkan bagaimana prajurit TNI mengorbankan dirinya demi bangsa dan negara. Di sana, siswa bisa dikasih tahu susahnya jadi prajurit, tapi kenapa kamu malah tawuran," terang Ai.

Selain itu, lanjut dia, para pelajar pun menjadi percaya diri serta dapat mengembangkan dasar kepemimpinannya yang sudah diterima dalam berorganisasi pada sekolah masing-masing.


"Siswa pun berpeluang untuk memperoleh ilmu baru untuk disiplin, berorganisasi serta menjadi seorang pemimpin. Akumulasinya, mereka diharapkan meningkatkan kedisiplinan, berorganisasi serta kepemimpinan siswa di sekolah," harapnya.

Semetara Komandan Resimen Armed 2/1 Kostrad, Kolonel Arm Johanes Toar Pioh mengatakan, Selain bisa mencegah tewuran, LDKS ini sangat penting untuk melatih kedisiplinan dan kemandirian bagi peserta didik.

“Pelatihan dasar untuk siswa di era modernisasi ini sangatlah penting karena bisa menjadikan siswa terdidik dalam bersikap, khususnya di lingkungan sekolah," ucap pria yang akrab disapa Toar itu.

Konsep yang diusung dalam LDKS kali ini, lanjut dia, yaitu berupaya meningkatkan dan membentuk karakter peserta didik dalam kemandirian, disiplin dan kepemimpinan. Dalam kegiatan ini, pihak sekolah memercayakan Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad untuk membina peserta didik.

“Dengan belajar dan di didik langsung dari yang ahlinya, para siswa dapat merasakan langsung bagaimana menjadi seorang prajurit yang disiplin. Semoga mereka menjadi pribadi yang kuat dan tangguh,” jelas Toar

Dijelaskannya, Materi yang dipaparkan dalam LDKS ini, kata Andi, mulai dari penguatan karakter sosial, wawasan kebangsaan, bela negara hingga ketangkasan peserta didik.

“Kegiatan ini untuk membentuk jiwa siswa yang tanggap, tangguh, Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta memiliki iman dan takwa dan bekal  pengetahuan kepemimpinan, kemandirian saat menghadapi masalah dan penyelesaiannya dimasa yang akan datang,”ujarnya.

Danmen berharap, dengan adanya kegiatan ini para peserta didik memiliki tambahan motivasi, karakter pelajar yang kuat, hingga mampu beradaptasi di masyarakat.

“Dengan harapan kedepannya peserta didik bisa tumbuh, dan berkembang menjadi pelajar yang memiliki kualitas komptensi diatas rata-rata yang berguna bagi bangsa dan negara demi menyongsong Indonesia emas. Yang paling penting terjauh dari Kenakalan remaja seperti Narkoba, Miras dan lainnya," harapnya.

Selain itu, lanjut Toar, kegiatan seperti ini menjadi cikal bakal dan akan diterapkan di Setiap Batalyon yang ada di bawah Resimen Armed 2/1 Kostrad.

"Kita akan terapkan di Batalyon-Batalyon lain. di kami ada program teritorial, pembinaan teritorial jadi kegiatan seperti ini pilot project yang akan diterapkan di Batalyon Armed 9, Batalyon Armed 10 dan Batalyon Armed 13," pungkasnya.
Komentar Anda

Berita Terkini