-->
    |

Askun : Diduga Kuat EduPrime Jadi Penyedia Jasa Try Out, Ada Intervensi Oknum Pejabat Disdik



KARAWANG, dinamikajabar.com
Try Out Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang di laksanakan secara serentak di Karawang, Senin (3/2/2020), batal di gelar. Penyebabnya, karena sever yang di gunakan untuk kegiatan tersebut jebol. Begitu pun di hari kedua, Selasa (4/2/2020), Try Out kembali batal di laksanakan. Kondisi server masih belum dapat di gunakan.

Padahal, untuk penyelenggaraan try out tersebut menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di ambil dari para siswa - siswi, yang notabene dana BOS bersumber dari uang Negara.

Pemerhati politik dan pemerintahan, H. Asep Agustian, SH. MH, kembali bereaksi soal gagalnya pelaksanaan try out di hari kedua di karenakan server sebagai perangkat lunaknya masih belum dapat di gunakan karena jebol.

"Wah ini sih keterlaluan, kasihan anak - anak sekolah SMP yang tidak dapat melaksanakan try out. Sementara yang namanya try out merupakan syarat untuk ujian.",

"Dengan di hari pertama jebol saja, sudah merugikan anak - anak SMP. Saya kira di hari kedua bakal kembali pulih, eh ternyata masih belum juga dapat di gunakan.",

"Pertanyaannya, siapa yang berinisiatif mengajukan EduPrime sebagai penyedia jasa sewa server ini, dalam menentukan EduPrime sebagai rekanan, di kaji terlebih dulu atau tidak?”, kata Asep Agustian, Selasa (4/2/2020).

"Tidak mungkin ada asap bila tak ada api, lanjut pria yang akrab di panggil Askun ini, ia menduga ada pihak yang menjadi mediator sekaligus suksesor yang membawa produk EduPrime untuk di gunakan dalam pelaksanaan simulasi UNBK SMP di Kabupaten Karawang yang pada pelaksanaannya mengalami masalah sehingga menimbulkan kerugian dari berbagai pihak.",

“Jika pada pelaksanaannya bermasalah maka si mediator ini juga harus bertanggungjawab, ini menyangkut uang negara ratusan juta rupiah, dan kerugian yang di alami, selain biaya juga jadwal atau kalender pendidikan di Kabupaten Karawang menjadi rusak, makanya saya minta Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Karawang untuk segera turun tangan.",

"Kenapa saya yakini ada mediator atau calo. Saya sudah mendapat informasi yang dapat di percaya, bahwasanya Kepala Dinas (Kadis) pernah telephone seseorang agar dapat mengamankan si penyedia jasa tersebut, dan mengclaim itu adalah titipan ibu. Nah ibu yang di maksud ini siapa?",

"Kalau benar begitu adanya, ibu yang di sebut - sebut Kadis itu hebat sekali, bisa mengamankan salah satu penyedia jasa. Tentunya ibu yang di maksud memiliki power yang hebat.",

Masih di tempat yang sama, pemerhati politik lainnya, Andri Kurniawan. "Dalam hal ini, kita semua tidak perlu susah mencari siapa yang mesti bertanggung jawab? Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kan mempunyai Bidang yang di kepalai oleh Kepala Bidangnya langsung. Untuk try out SMP ini tentunya di bawah koordinasi serta pengawasan Bidang SMP.",

"Terlepas siapa yang menentukan penyedia jasanya, sudah tentu berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bidang SMP Disdikpora Karawang. Seharusnya Kabid SMP sebelum menentukan kerja sama dengan penyedia jasa, meminta garansi dong.",

"Kalau sudah begini kan kasihan anak - anak SMP yang sejak jauh - jauh hari mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi try out, tiba - tiba gagal. Secara psikologis, mereka bisa terganggu.",

Sementara itu, di tempat terpisah, salah seorang wali murid, Fauzi merasa kecewa atas kejadian error atau jebolnya server try out ini.

"Anak saya sampai dua kali bolak balik, prediksi pukul 13:00 WIB sudah bisa pulih, tapi ternyata anak saya harus pulang dengan gigit jari. Begitu pun di hari kedua, perangkat lunak servernya masih tidak dapat di gunakan. Sehingga anak saya tidak dapat mengikuti try out sebagaimana yang di jadwalkan oleh pihak sekolah.",

"Dalam hal ini, saya tidak tahu siapa yang teledor dalam menentukan penyedia jasa? Yang jelas, Disdikpora Karawang sebagai leading sektor yang di berikan amanat oleh Bupati selaku pimpinannya, harus bertanggung jawab atas kekacauan try out Tahun ini, karena patut di duga lalai menentukan penyedia jasa.",
Komentar Anda

Berita Terkini