|

Pegawai Bank BTN Ancam ancam Konsumen



KARAWANG, dinamikajabar.com
Tanggal 16 Januari 2020 hari kamis, Bu Ros kirim angsuran Cicilan BTN yang besarnya Rp 873.000.

Pada hari Sabtu dari pihak BTN telepon ke suami saya, menanyakan kekurangan setoran biaya denda yang besarnya Rp 10.000,

hanya kurang Rp10.000 Kok Pihak Bank ancam ancam segala padahal itu biaya denda keterlambatan ," kalau dendanya tidak di bayar BI checking buruk nantinya, Bapak kalau ada keperluan mendesak atau pinjaman lain susah, mungkin sekarang, Bapak belum ada kegunaan untuk ke bank lain ataupun kredit motor mobil atau apa tapi suatu saat kan kita nggak tahu namanya kebutuhan, kata Ris menirukan ucapan pegawai Bank BTN yang di rekam suami saya.Sabtu 18/01/20.

Pokoknya yang Rp 10.000 nya segera dibayarkan kembali, biar saya tidak kejar kejar terus dan telepon terus.ucap Ros tirukan ucapan pegawai bank BTN.

Tambahnya,begini aja harus bulan ini di bayar kalau tidak di bayar uang yang sudah di setor kemarin di anggap belum setor.ancam pegawai Bank BTN.

 Aneh sistem kerja pegawai Bank BTN kok kaya rentenir atau bang Emok, padahal tiap bulan saya selalu bayar,kata Ros

Saya harapkan kepada Pemerintah atau pejabat Bank BTN,tegur tuh pegawainya jangan arogan pakai ngancam segala.pinta Ros

Dadang Aripudin
Komentar Anda

Berita Terkini