|

BLK Komunitas di Ponpes Al-Muhajirin, Miliki Akses Pelatihan Bagi Santri dan Santriwati Serta Masyarakat



PURWAKARTA dinamikajabar.com Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Rembuk Nasional Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Pondok Pesantren Al Fadlu 2 Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Sebanyak 1.113 BLK  Komunitas dari seluruh Indonesia hadir mengikuti kegiatan ini.

“Ini merupakan momentum untuk merumuskan tindak lanjut terkait pengembangan BLK komunitas ke depan sehingga manfaatnya banyak di rasakan oleh masyarakat,” ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, di Kendal, Jawa Tengah, Senin (30/12/2019).

Ida mengatakan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 ini akan terdapat 23 juta jenis pekerjaan yang terdampak otomatisasi. Di lain sisi juga akan ada 27 sampai 46 juta jenis pekerjaan baru yang berpeluang tercipta hingga tahun 2030.


“Di mana 10 juta jenis pekerjaan baru tersebut di antaranya tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh kita, karena itu kami akan terus memproyeksikan 6 sampai 29 juta orang Indonesia harus mengikuti pelatihan lagi untuk upgrade/ meningkatkan kompetensi,” terangnya.

“Pertama adalah investasi yang berkelanjutan, pemagangan model pelatihan baru untuk pekerja. Kedua program-program yang memudahkan transisi pekerja dari pemagangan seperti reskilling maupun upskiliing. Kemudian ketiga, dukungan dalam hal pendapatan dari program jaminan sosial yang lebih inovatif. Serta terakhir pentingnya kolaborasi antara pabrik dan swasta,” jelasnya.

Sebagai informasi sejak 2017, BLK komunitas hadir mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat khususnya di sekitar pesantren sekaligus membekali keterampilan bagi lulusan yang akan memasuki dunia kerja. Kini di 2019 tercatat sudah ada 1.113 BLK komunitas. Tepat pada hari ini BLK komunitas ini akan diresmikan langsung Presiden Joko Widodo.

BLK Komunitas Al Muhajirin yang dipimpin oleh H. Deden Saepudin, M. Hum. Telah melatih 32 peserta yang sudah menjalankan usaha sendiri, atau pun bekerjasama dengan percetakan Taqaddum Al-Muhajirin sebagai mitra. BLKK Al Muhajirin dengan jurusan Web Desain dan Desain Grafis (TIK).

“Harapan kita dengan hadirnya BLK komunitas di pondok pesantren, maka santri dan santriwati serta masyarakat sekitarnya memiliki akses mendapatkan pelatihan keterampilan Desain Grafis dan Web Desain lebih baik,” pungkas Deden. 
Komentar Anda

Berita Terkini