|

Satgas Citarum Sektor 16 Gelar Sosialisasi di SMA negeri 1 Ciampel




KARAWANG,dinamikajabar.com
Satgas Citarum harum sektor 16, melaksanakan kegiatan sosialisasi program citarum harum di SMA negeri 1 Ciampel Desa Kotapohaci Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang, Jawa barat ,Selasa (17/12/19). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 CiampelDrs Tru Setyowati DLW M.pd SNA negeri 1 Ciampel, Subsektor desa kotapohaci Pelda Narla, Satgas Citarum Sektor 16, ketua OSIS SMA Negeri 1 Ciampel Unasih, serta diikuti oleh 100 perwakilan siswa serta dewan guru.




Dalam kegiatan sosialisasi ini, Komandan Sektor 16 Kol Czi Sajad Mawardi diwakili oleh Komandan Kompi Kapten Inf S Panjaitan dan juga Danramil 0412 Klari,Kodim 0604/Karawang mempaparkan latarbelakang program citarum harum tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum dengan landasan diterbitkannya Perpres No 15 Tahun 2018.




Dihadapan para siswa dan dewan guru, Kapten INF S Panjaitan
menyampaikan berbagai kondisi dan pencemaran yang terjadi di sungai citarum yang memiliki panjang aliran 297 Km mulai dari hulu Situ Cisanti hingga hilirnya di Muara Gembong-Bekasi sebelum dilaksanakannya program ini. Dalam kesempatan ini, dijelaskan bahwa satgas citarum terbagi menjadi 23 sektor, dari setiap sektor memiliki tingkat permasalahan yang berbeda.

Secara umum permasalahan yang terjadi, diantaranya, limbah domestik (rumah tangga), lahan kritis, limbah industri, sedimentasi, limbah kotoran ternak dan manusia.




Dalam kesempatan ini, Kapten S Panjaitan menerangkan apa saja yang sudah dilakukan oleh sektor 16 upaya dalam menangani pencemaran sungai, mulai dari penanganan mengurangi pencemaran sampah rumah tangga melalui penyediaan bak sampah dan TPS sementara, lalu penanganan pencemaran tumbuhan eceng gondok di aliran sungai,Limbah Sampah, serta membantu membereskan persoalan kapasitas debit air irigasi yang sangat dibutuhkan para petani di 6 desa di wilayah sektor 16.

Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh siswa yang hadir menyadari dan memahami betapa pentingnya manfaat sungai bagi kehidupan, tidak hanya untuk generasi saat ini, juga untuk generasi mendatang.

"Selain mendapatkan pemahaman tentang program citarum harum, kedepannya agar para siswa lebih sadar lingkungan, merubah perilaku yang tadinya kurang peduli lingkungan menjadi peduli, contohnya yang tadinya buang sampah sembarangan sudah tidak lagi," ujarnya.

"Dari kegiatan ini para siswa bisa menyampaikan apa yang mereka dapatkan dalam kegiatan sosialisasi ini kepada teman temannya," harapnya.

Dadang Aripudin
Komentar Anda

Berita Terkini