|

Peringati Hari Anak Nasional, PAUD Hingga SLTA Deklarasi Stop Kekerasan Anak



KARAWANG, dinamikajabar.com Ribuan anak anak Karawang mulai dari PAUD hingga SLTA turut memperingati Hari Anak Nasional bertempat di Rumah Makan Alam Dari Karawang Barat, Rabu (27/11/2011).

Mereka mendeklarasikan 'Stop Kekerasan Anak' dengan menorehkan tanda tangan setiap anak di spanduk ukuran 12 meter x 8 meter.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang Abdul Azis menyebutkan deklarasi ini merupakan bahwa kita benar benar serius dalam menyikapi beragam persoalan anak, khususnya kekerasan pada anak.

Ia berharap, anak-anak di Kabupaten Karawang kedepanya tumbuh dan berkembang sesuai bakat dan minat yang dimilikinya. "Mereka harus pintar,kokoh, cerdas dan mandiri dalam menyongsong masa depan,"urai Abdul Azis, usai menghadiri hari anak nasional.

Diakui Abdul Azis,sepanjang tahun 2019 di Kabupaten Karawang ini terdapat 80 kasus kekerasan pada anak. Menurutnya jumlah tersebut sudah termasuk anak yang usianya menginjak dewasa. "Jadi jumlah kasus kekerasan anak sebanyak 50 kasus,"tambah Abdul Azis.

Dikemukakanya,pihaknya kini sudah menangani 80 kasus kekerasan pada anak itu. Jumlah kasus yang ditangani berdasarkan laporan atau aduan yang diterima. Seperti halnya kasus 'dibuli' pada anak atau kasus kekerasan fisik akibat tawuran atau berkelahi.

Dijelaskanya,dalam menangani kasus kekerasan pada anak pihaknya melakukan penyembuhan dengan menyediakan tenaga psikolog. Hal itu dalam proses penyembuhan bisa memakan waktu berbulan bulan.

Ia menambahkan,kecuali dalam kasus pelecehan seksual pada anak,pihaknya langsung menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, namun anak tersebut yang menjadi korban pelecehan seksual tetap diobati dan dirawat oleh DP3A.

Sementara itu hari anak nasional dihadiri Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,para kepala dinas OPD,para guru PAUD hingga SLTA dan para peserta didik. (Boby)
Komentar Anda

Berita Terkini