|

Penutupan Out Fall beberapa Perusahaan tidak dijadikan pelajaran malah tetap saja buang Limbah ke Sungai, ini akibatnya...!!!


SUBANG - dinamikajabar.com

Kembali marak terkait pencemaran di Sungai Cilamaya yang bermuara ke Sungai Citarum yang terindikasi dilakukan oleh perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang.

Penutupan Out Fall atau saluran pembuangan limbah yang dilakukan oleh Satgas Citarum Sektor 19 seolah tidak dijadikan pembelajaran, malah terus saja membuang limbah.

Hal tersebut membuat Dansektor 19 Satgas Citarum, Kolonel Inf Agoes Hari S yang mendapat perintah langsung dari Menko Kemaritiman untuk menyelesaikan masalah tersebut geram dan kembali melakukan sidak.

Inspeksi Dadakan (Sidak, red) dilakukan oleh Dansektor dengan didampingi oleh anggotanya serta Muspika dan DLHK Kabupaten Subang.

Sidak dilakukan ke Tiga perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, PT Trimulia Warna Jaya, PT Pelita Cengkareng Paper, dan PT Seyoung Industri.

Dalam keterangannya, Dansektor 19, Kolonel Inf Agoes H S mengatakan, dengan ditutupnya out fall beberapa perusahaan nampaknya tidak serta merta membuat perusahaan lain yang belum disidak takut dan tidak membuang limbahnya ke sungai cilamaya.

Terbukti sampai hari ini masih terdapat pencemaran di sungai cilamaya yang bermuara ke sungai citarum, ini kan namanya nantang, kesal Dansektor saat diwawancarai paska sidak, Kamis (07/11/19).

Dalam sidak saya (Dansektor 19, red) selalu melibatkan unsur Muspika dan DLHK Kabupaten tempat saya sidak, agar semuanya terabg benderang tidak ada permainan, karena kalau berbicara lingkungan, bukan hanya saat ini, tapi untuk masa depan anak cucu kita nanti.

Masih kata Dansektor, dari sidak yang dilakukan dengan cara melakukan pengetesan sample air limbah masing - masing perusahaan, ketiganya terbukti tidak mengelola air limbahnya dengan baik.

Maka dari itu kami berikan sanksi, untuk PT Trimulia Warna Jaya DLHK Kabupaten Subang akan berikan sanksi administrasi, PT Seyoung Industri diberikan peringatan tertulis dan waktu untuk perbaiki IPAL.

Sementara untuk PT Pelita Cengkareng Paper akan dilakukan pengecoran atau penutupan out fall, tegas Dansektor.

Adapun hasil dari pengecekan Baku Mutu Air Limbah sebagai berikut :

1. PT Trimulia Warna Jaya
    Lokasi : Desa Karang Mukti, Rt
    13/05, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.
   
    Hasil pengecekan uji sample :
    PH    = 7, 4
    TSS   = 183 ppm (melebihi baku mutu)
    Color = +++ ( melebihi baku mutu)
2. PT Pelita Cengkareng Paper
    Lokasi : Desa Karang Mukti, Rt
    010/07
    Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.
   
    Hasil uji sample :
    TSS   = 220 (melebihi baku
    mutu)
3. PT Seyoung Industri
    Lokasi : Desa Wantilan, Rt 18/08
    Kec. Cipeundeuy Kab. Subang.
   
    Hasil uji sampel :
    TSS   = 240 ( melebihi baku mutu)
    PH     = 8,15
    Color = +++ (melebihi baku mutu).
    (Rama)


Komentar Anda

Berita Terkini