|

Penanaman Pohon oleh Satgas Citarum Sektor 19 dengan PT Nestle Indonesia


KARAWANG - dinamikajabar.com

Dalam rangka menormalisasi Sungai Citarum, PT Nestle Indonesia bersama Satgas Citarum Harum Sektor 19 melakukan penanaman 300 pohon dari berbagai jenis dibantaran Sungai Citarum.

Kegiatan penanaman pohon tersebut, tepatnya dilaksanakan di wilayah Sub Sektor 6/Telukjambe, RW 12 Dusun Bintang Alam, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur pada, Sabtu (23/11/19).

Hadir dalam kegiatan penanaman tersebut antaranya, Dansektor 19, Kolonel Inf Agoes Hari S, Danramil 0411/Telukjambe, Kapten Inf Sukarya, Batih Sektor 19, Serma Supriyanto, Bamin Sektor 19, Serka Roni Heryana, Babinsa Telukjambe, Pelda Abdul Rasyid, Dansub Sektor 6/Telukjambe, Pelda Suliyono, Kades Telukjambe, Uji, Perwakilan PT Nestle Indonesia, serta para penggiat lingkungan.

Kesit, perwakilan PT Nestle Indonesia dalam keterangannya mengatakan, sesuai dengan komitmen PT Nestle Indonesia dalam menjaga lingkungan, kami sudah melakukan normalisasi Sungai Citarum dengan cara melakukan penanaman pohon sebanyak 6.800 untuk keseluruhan di Kabupaten Karawang.


Sementara untuk hari ini, kami bersama Satgas Citarum Harum Sektor 19 telah melakukan penanaman pohon sebanyak 300 pohon yang terdiri dari berbagai macam jenis, ungkapnya.

Sedangkan dari Kades Telukjambe, Uji, saya ucapkan terima kasih kepada PT Nestle dan Satgas Citarum sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat telah melakukan penanaman pohon.

Semoga kegiatan yang baik ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan juga sebagai cara dalam mempererat tali silaturahmi serta semakin meningkatkan kepedulian kita terhadap kebersihan lingkungan.

Sementara itu Dansektor 19, Kolonel Inf Agoes H S menyampaikan, sampai saat ini Sektor 19 sudah menanam hampir 11 ribu pohon sebagai andil dalam penanganan lahan kritis yang memang menjadi konsen bagi Satgas Citarum Harum.


Wilayah Sektor 19 sendiri meliputi sekitar 80 KM Sungai Citarum dengan anggota hanya 100 orang, hal ini sudah tentu tidak bisa dilakukan kalau tidak ada peran aktif dari masyarakat ataupun pihak - pihak lainnya dalam rangka menormalisasi Sungai Citarum, jelasnya.

Lebih lanjut, Dansektor 19 juga mengungkapakan, Sungai Citarum saat ini tidak hanya dicemari oleh limbah industri dan sampah, tapi juga masih banyak terdapat limbah manusia/kotoran manusia yang masih buang hajat di sungai.

Menyikapi hal tersebut, saat ini Sektor 19 sudah membuatkan MCK untuk mengalihkan warga dari wc helikopter atau yang masih buang hajat di sungai, tapi kami juga harapkan kepada warga yang mampu agar segera membuat wc sendiri jangan buang hajat di sungai lagi, tegasnya.(Rama)


Komentar Anda

Berita Terkini