|

Sebagai bentuk kepedulian, Majelis Ahbaburrosul Indonesia menggelar Baksos untuk masyarakat



KARAWANG - dinamikajabar.com

Majelis AHBABURROSUL Indonesia pimpinan Sayyid Alwi Ba Alawy yang beralamat di Perumnas Telukjambe Blok NQ 16, Sabtu 21 September 2019 menggelar kegiatan Bakti Sosial.

Dalam kegiatan tersebut selain bakti sosial yang didalamnya ada pengobatan gratis, cek kehamilan, khitanan, serta santunan, juga digelar acara kopdar Ilmiah tentang bahaya Narkoba dan Sex bebas.

Kegiatan baksos ini juga terselenggara atas kerjasama dari beberapa pihak, seperti BNNK Kab Karawang, KPAI Karawang, serta untuk Khitan dan Pengobatan ada dari Perhimpunan Dokter NU Kab Karawang.

Dari BNNK langsung Kepalanya, AKBP M Julian yang memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkotika, terlebih saat ini marak sekali peredaran Narkotika dikalangan anak sekolah.


Sementara untuk masalah bahaya melakukan sex bebas atau berhubungan badan diluar nikah, perwakilan dari KPAI Kab Karawang memberikan pemahaman, bahwa sex bebas sangat berbahaya, terutama dalam penyebaran penyakit HIV.

Dalam keterangannya, Sayyid Alwi Ba Alawy selaku pimpinan Majelis Ahbaburrasul Indonesia mengatakan, hari ini kami melakukan kegitan bakti sosial, seperti Santunan, Khitanan, serta pengobatan gratis dan juga ada penyuluhan dari BNNK dan KPAI Kab Karawang.

Untuk besok, Minggu (22/09/19) juga masih ada baksos berupa cek kehamilan, donor darah, serta bekam gratis, tidak hanya itu, kami juga memberikan bantuan berupa pembagian air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, dan itu rutin dilakukan seminggu Dua (2) kali, jelasnya saat dilokasi, Sabtu (21/09/19).

Lebih lanjut Sayyid Alwi Ba Alawy juga menerangkan, baksos ini kami lakukan secara mandiri, dari kita, oleh kita, untuk umat dalam rangka berkarya dan sebagai upaya kepedulian kepada bangsa dan negara.


Untuk penyuluhan tentang bahaya sex bebas, kami sengaja mengundang para pelajar SMA/SMK, karena pada umumnya diusia muda cenderung melakukan perbuatan sex bebas yang didasari dari rasa keingintahuan yang masih tidak terkontrol hawa nafsunya sehingga sulit mengendalikannya, ungkapnya.

Masih kata Sayyid Alwi Ba Alawy dari situlah kami bermaksud untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya sex bebas sejak usia dini (pelajar, red) yang dikombinasikan dengan pengetahuan agama, terutama tentang dosa, sehingga mereka takut melakukannya dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan tidak terkontaminasi dengan arus negatif globalisasi.

Harapnnya para pihak yang berkompeten, baik itu dari pemerintahan maupun swasta dapat ikut serta dan mendukung kami agar bisa lebih baik lagi dalam berkarya untuk umat, masyarakat dan untuk bangsa, tutupnya.(Rama)

Komentar Anda

Berita Terkini