|

Pembangunan RKB SDN I Dewisari, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, ditinggalkan pemborong.




KARAWANG, dinamikajabar.com
Pembangunan ruang kelas baru SDN I Dewisari, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, ditinggalkan pemborong.

Taryadi, kepala SDN I Dewisari mengatakan, pembangunan satu ruangan kelas baru sudah dimulai sekitar bulan Juli oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui pemborong, namun dua minggu terakhir pembangunan yang belum selesai sudah tidak lagi dikerjakan.
“Mulai membangun RKB itu waktu libur sekolah anak-anak,” jelasnya kepada dinamikajabar.com, Sabtu  (07/9).

Menurutnya, sampai saat ini dirinya belum pernah bertemu dengan pemborong yang mengerjakan bangunan tersebut, namun pihak pemborong sudah menyerahkan kunci RKB ke pihak sekolah melalui salah satu guru SDN I Dewisari. Padahal masih ada beberapa yang belum diselesaikan, seperti atap plafon dan pengecetan. Taryadi mengaku dana yang digelontorkan untuk pembangunan di SDN I Dewisari sekitar Rp190 juta, dan menurut pengakuan salah satu guru dana tersebut sudah habis.

“Saya tidak tahu soal bagaimana mekanisme pembangunan ini, yang jelas ini dari Dinas PUPR,” katanya.

Lebih lanjut terkait pembangunan RKB SDN I Dewisari yang belum rampung, Taryadi akan meminta keterangan lebih jelas dari Dinas PUPR. Menurutnya jika memang anggarannya sudah habis, akan mengajukan kembali untuk sisa pembangunan yang belum selesai, ditambah sekalian mengajukan fasilitas ruangan seperti meja dan kursi.

“Kita akan sekaligus mengajukan juga fasilitas ruangan kelas, masa ruangannya sudah ada tapi meja kursinya belum ada,” katanya.

Sementara bangunan RKB saat ini digunakan untuk kantor guru. Adapaun keseluruhan jumlah ruangan di SDN I Dewisari sebanyak 6 ruangan, dan 5 Ruangan kelas, satu Ruangan untuk perpustakaan.

“Sampai sekarang kita masih menggunakan perpustakaan untuk kantor guru,” pungkasnya. 

Daman
Komentar Anda

Berita Terkini