|

Kodam III/Siliwangi Gelar Sosialisasi Dan Uji Petik P4GN



BANDUNG, dinamikajabar.com Kodam III/Siliwangi menggelar kegiatan sosialisasi dan uji petik pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ( P4GN) bertempat di Gedung Satata Sariksa Rindam III/Siliwangi Jalan Gudang Utara Bandung, Rabu (4/9).

Pada kegiatan P4GN tersebut dipantau dari Spamad dan sekaligus menberikan sambutannya yang diwakilkan oleh Paban II Spers Spamad Kolonel Czi Budi. H.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono pada sambutannya yang dibacakan Asintel Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Bayu Sudarmanto menyampaikan, " ucapan selamat datang di Aula Satata Sariksa Rindam III/Siliwangi kepada Ketua dan Anggota Tim sosialisasi dari Spamad ".

Menurut Pangdam, " masalah penyalahgunaan dan peredaran Narkoba semakin menghawatirkan dan menjadi perhatian bersama sehingga tidak salah jika Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia sedang berada pada zone darurat Narkoba ".

Kodam III/Siliwangi telah berkomitmen dalam pemberantasan Narkoba, hal ini juga merupakan intruksi dari Komando Atas untuk menjauhi penyalahgunaan Narkoba dijajaran TNI, " terang Pangdam. 


Masih menurut Pangdam, " output dari keberhasilan Kodam III/Siliwangi memerangi Narkoba agar tidak menyentuh Prajurit dan PNS Kodam III/Siliwangi beserta keluarganya ".

Untuk itu, saya menyambut baik kegiatan Sosialisasi  dan Uji Petik Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran Prajurit dan PNS tentang bahaya Narkoba, " ucap Pangdam.

Ditempat yang sama, Waaspam Kasad pada sambutannya yang dibacakan Paban II Spers Spamad Kolonel Czi Budi. H menyampaikan, " data BNN priode Januari sampai dengan Desember 2018 terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Indonesia sebanyak 46.537 kasus, diamankan 58.365 orang tersangka ".

" Sedangkan dilingkungan TNI AD pada semester I tahun 2019 terdapat 26 kasus yang melibatkan 32 orang dan di jajaran Kodam III/Siliwangi  tidak terdapat pelanggaran Narkoba, " jelasnya.

Selanjutnya, kata Waaspam Kasad, " upaya penanganan kejahatan Narkoba harus melibatkan semua pihak yang berkepentingan, termasuk upaya pencegahan yang berkesinambungan dan masif sehingga diperlukan kerjasama ".

" Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran Prajurit dan PNS TNI AD tentang bahaya Narkoba. Sedangkan Uji Petik dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kepatuhan Hukum di lingkungan Prajurit dan PNS TNI AD untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan dsn peredaran gelap Narkoba, " pungkas Waaspam Kasad Brigjen TNI Djaka Budhi Utama. (Pendam III/Siliwangi/Red/Ddg).
Komentar Anda

Berita Terkini