|

Kembali, Dua Perusahaan di Purwakarta ditutup Out Fallnya oleh Satgas Citarum Harum


PURWAKARTA - dinamikajabar.com

Setelah sebelumnya dilakukan Inspeksi Dadakan (Sidak, red) oleh Satgas Citarum Harum Sektor 19 terhadap 2 (Dua) Perusahaan di Kabupaten Purwakarta yang kedapatan membuang limbah cairnya ke sungai cibayawak yang bermuara ke bendungan barugbug, Jatisari.

Akhirnya Satgas Citarum Harum Sektor 19 yang dipimpin langsung oleh Dansektor, Kolonel Agoes Hari Soewanto beserta para Muspika Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta menindak tegas kedua perusahaan tersebut dengan mengecor out fall atau saluran pembuangan limbahnya.

Tindakan tegas diambil oleh Satgas karena saat sidak langsung pula dilakukan pengetesan terhadap baku mutu air limbah kedua perusahaan tersebut, dan hasilnya menunjukan diatas baku mutu yang diperbolehkan.

Sebelumnya saya mendapat keluhan dari masyarakat terkait pencemaran di bendungan barugbug, padahal kali cilamaya yang selama ini dipakai oleh perusahaan - perusahaan nakal untuk tempat membuang limbahnya sudah disterilkan, lah kok ini masih tercemar, ungkap Dansektor, Kolonel Agoes Hari Soewanto, saat diwawancarai, Jum'at (06/09/19) dilokasi.

Sebelum dicor                               Sesudah dicor

Berangkat dari situlah, tambahnya, kami kembali melakukan penyisiran, dan kali ini di sungai cibawayak, ternyata benar saja ada 2 (dua) perusahaan yang kedapatan membuang limbahnya ke sungai cibayawak, langsung kami sidak.

Ini baru 2 (dua) perusahaan, kami dari Satgas Citarum Sektor 19 akan terus melakukan penyisiran sepanjang sungai cibayawak untuk memastikan tidak ada lagi perusahaan yang membuang limbahnya kesitu, tuturnya.

Lebih lanjut, Dansektor juga mengingatkan kepada perusahaan - perusahaan agar menaati aturan terkait lingkungan hidup, karena dampaknya akan dirasakan oleh generasi kedepan.

Dansektor juga menghimbau kepada dua perusahaan yang hari ini ditutup out fallnya agar dapat segera memperbaiki kualitas air limbahnya, karena jika dalam waktu yang ditentukan tidak juga menunjukan progres perbaikan, maka akan ditutup secara permanent, tegasnya.(Rama)

Komentar Anda

Berita Terkini