|

Keluh kesah pengguna jalan Perlintasan Kerata Api Warung Bambu, paska ditutup total


KARAWANG - dinamikajabar.com

Sudah ada dan beroperasi lebih dari 50 tahun pintu perlintasan kereta api di Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang kenapa baru mau ditutup sekarang ?

Kurang lebih seperti itu keluhan masyarakat Desa Warung Bambu, kecelakaan juga bukan kali ini saja terjadi, bahkan beberapa kali memakan korban jiwa, kalau mau ditutup ya dari dulu saja, kenapa baru sekarang, ketus Pipin, salah satu warga saat ditemui dilokasi, Jum'at (20/09/19).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bodong tersebut menjelaskan, perlintasan kereta ini sudah lama ada dan sudah jadi jalan alternatif bagi masyarakat Karawang, selain itu adanya perlintasan ini juga menjdi sumber pasukan bagi kami.

Tidak sedikit pemuda disini yang belum kerja mencari rezeki disini, kalau memang harus ditutup tolong kepada pemerintah perhatikan kami, seperti yang kita ketahui cari kerja di Karawang ini kan susah, apakah ada solusi untuk itu, ungkap Bodong.

Masih kata Bodong, belum lagi masalah akses, bagaimana ? Ada sih jalan untuk Motor namun apakah tidak diperhitungkan bahayanya ? Kan lebih parah, udah kecil sempit lagi, carikan lah solusinya dulu baru adakan tindakan, biar adil, tegasnya.

Sementara itu, Oman Sukandar, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, sehatusnya pemerintah daerah lebih memikirkan warganya, kan punya otoritas daerah, gunakanlah, jangan buat masyarakat sengsara karena perkara akses jalan.

Kasih dulu solusi untuk masalah pekerjaan dan akses jalan, kalau kaya gini sama saja kami tersisolir, atau kalau mau lebih extrim jangan kasih lewat kereta api ke warung bambu, biar PT KAI cari jalan sendiri, biar adil, pungkasnya.(Rama)

Komentar Anda

Berita Terkini