|

H Ai Nurhasan, Kepala Cabang Dinas SMA/ SMK keluarkam Surat Himbauan




KARAWANG,dinamikajabar.com
Menanggapi berita yang beredar terkait seruan *Siswa-siswi Indonesia Bergerak* pada hari Senin, 30 September 2019, Pukul 07.30 wib - selesai, Jum'at 27/09.

Tedi selaku orang tua siswa menghimbau kepada  orang tua siswa/wi yang memiliki putra/tri siswa/wi pelajar SMA/U, SMK, STM dan SMP di wilayah Purwakarta, Karawang,dan Subang (Purwasuka) untuk mengambil sikap dan kebijakan sebagai berikut  :

1. Tidak mengizinkan dan melarang anak kami untuk mengikuti gerakan tersebut. 

2. Tidak mendukung gerakan tersebut oleh karena bukan kewajiban pelajar untuk melakukan kegiatan tersebut. 

3. Tugas pelajar adalah sekolah dan belajar untuk masa depan mereka bukan pelaku demo. 

4. Mohon dengan sangat supaya para generasi bangsa dibiarkan tumbuh dan berkembang dengan benar dan pikiran sehat serta diberikan jaminan keselamatan dan keamanan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah. 

5. Aksi turun ke jalan telah meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas serta sangat rawan keributan dan bentrokan yang berakibat pada keselamatan masyarakat umum dan pelajar pada khususnya. 

Himbauan ini saya buat karena saya Tidak Rela Anak Kami Menjadi Korban ujar Tedi

,"Kami harapkan himbauan ini agar semua orang tua siswa/i dan para kepala sekolah untuk kerjasama saling mengontrol agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita harapkan.kata tedi

Kepala Cabang Dinas atau KCD Wil IV Purwasuka H.Ai Nurhasan AP.M.Si
Sudah membuat surat Himbauan agar mengindarkan Siswa/i tidak terlibat dalam kegiatan yang berbau kekerasan.

Mengacu kepada Pasal 15 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yaitu setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan. 

Kepada orang tua, Kami mengimbau agar turut serta mencegah peserta didik dari perbuatan anarkis, dan mengganggu ketertiban umum, Harap Ai Nurhasan

sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan, pasal 8, yang mengatur pelibatan keluarga untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan. Pelibatan keluarga tersebut meliputi mencegah peserta didik dari perbuatan yang melanggar peraturan Satuan Pendidikan dan/atau yang menganggu ketertiban umum dan mencegah terjadinya tindak anarkis dan/atau perkelahian yang melibatkan pelajar. Pungkas Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Ai Nurhasan.

Dadang Aripudin


Komentar Anda

Berita Terkini