|

Dugaan penjualan TPU Kades Jangan Bawa Keterlibatan DPRD, Saya Takut




PURWAKARTA,dinamikajabar com  Kasus dugaan jual tempat pemakaman umum. (TPU)  Desa Campakasari kecamatan Campaka kabupaten Purwakarta Jawa barat sudah mulai terkuak.  Pasalnya pihak Badan Pertanahan Negara (BPN)  Kab Purwakarta,  sudah dipanggil pihak Polres Purwakarta. diminta keterangan riwayat soal tanah. 

Salah seorang pejabat BPN Purwakarta,  Frans saat dihubungi. Jumat. (27/9) mengatakan bahwa saya kemarin ( Rabu Red)  dipanggil pihak Polres diminta keterangan soal kasus dugaan tanah TPU atau makam yang dijual. 

Menurutnya,  tanah yang  jadi pergunjingan sekarang ini,  sesuai data yang ada di BPN untuk diminta keterangan oleh pihak Polres,  adalah tanah adat. 
"Jadi tanah yang dulu makam adalah tanah adat, atas nama. Suyanto"tegas Frans. 

Sesuai dengan data yang ada di BPN, data itulah yang kami sampaikan ke pihak Polres. "Kami. tidak pernah memanggil pihak warga dalam persoalan tanah makam,  tetapi. saya yang dipanggil. Pihak Polres"jelasnya.



BERBEDA KETERANGAN
kepala Desa Campakasari. Kecamatan Campaka,  Kab Purwakarta,  Abdul Kodir,  saat dihubungi,  Jumat (27/9) mengiyakan ada penjualan tanah makam, (TPU) seluas 5.124 M2 namun katanya sudah selesai dengan pihak Porles Purwakarta,  "Soal tanah makan sudah lama,  kenapa muncul lagi. Kan sudah selesai"ucap Abdul Kadir. 

Saat di tanyakan dugaan keterlibatan anggota DPRD kabupaten Purwakarta "Pak,  tolong jangan bawa bawa  ada keterlibatan orang dewan.  Nanti saya yang disalahkan"tegasnya

Berbeda dengan keterangan Frans, yang dipanggll pihak. Polres Rabu (25/9) dua hari lalu.  Diminta keterangan soal tanah makam.

Dadang Aripudin

"
Komentar Anda

Berita Terkini