|

Drumband Satgas Yonif RK 136, Rangsang Inovasi dan Kreativitas Pelajar Leihitu



JAKARTA, dinamikajabar.com  Meriahkan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang ke-71,  Satgas Yonif RK 136/TS merangsang inovasi dan kreativitas pelajar Leihitu untuk menghadirkani hiburan bagi warga.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 136/TS, Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (13/9/2019). 

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.15 s.d. 09.45 WIT, diawali dengan senam peregangan, kemudian dilanjutkan gerak jalan bersama yang diiringi alunan musik.

“Dengan rute mengelilingi Desa Negeri Lima dan Desa Ureng sejauh kurang lebih 5 Km, personel Satgas bersama siswa-siswi SD Negeri 1, SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 2 Leihitu bermain _drumband_ menghibur warga,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, peringatan Haornas yang ke-71 ini merupakan momentum yang tepat bagi Satgas dan pelajar unjuk gigi bermain _drumband_ di hadapan warga Leihitu.

“Selain itu, kegiatan ini merupakan sarana yang baik bagi Satgas untuk mengajarkan kepada para siswa-siswi tentang perlunya berolahraga untuk menjaga kesehatan sejak usia dini,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Danpos Negeri Lima, Lettu Inf M. Yusuf, menjelaskan bahwa selain melatih kesabaran, tanggung jawab dan kekompakan diantara para siswa, kegiatan ini juga mengajari anak-anak untuk berdisplin.

“Selain itu, kegiatan ini juga merangsang mereka untuk selalu berinovasi dan berkreasi dalam memainkan alat-alat musik, sehingga para siswa-siswi tersebut dapat terus melatih bakat di bidang seni dan musik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Leihitu, Garib Soumena, S.H., mengapresiasi kegiatan gerak jalan bersama yang dilaksanakan oleh siswa-siswi dari beberapa sekolah di Kecamatan Leihitu dan prajurit TNI dari Pos Negeri Lima dalam rangka memperingati Haornas yang ke-71 tahun ini.

“Haornas tahun ini sangat berarti bagi sekolah SMP Negeri 5 Leihitu, karena baru pertama kalinya alat musik tersebut ditampilkan di hadapan masyarakat.

“Meskipun di sekolah kami sudah memiliki alat musik drumband sejak tahun 2014 lalu, namun selama ini belum pernah ditampilkan, karena anak-anak tidak memiliki pelatih _drumband_,” tutur Garib.

Dirinya pun berterima kasih kepada Satgas yang sudah bersedia melatih murid-muridnya untuk bermain musik _drumband_.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap mereka bukan hanya tampil saat ini saja, melainkan juga bisa tampil pada hari-hari besar lainnya seperti HUT kemerdekaan Indonesia dan Provinsi Maluku,” tutupnya. (Dispenad/Red/Tesyar)
Komentar Anda

Berita Terkini