|

Di Kabupaten Purwakarta Galian tanah merah Menjamur




PURWAKARTA, dinamikajabar.com
Dadang Heryanto ketua Laskar NKRI, Kabupaten Purwakarta, mengatakan, galian tanah merah dipurwakarta makin menjamur, seperti di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani. Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Desa Cijunti Kecamatan Cibatu.

Menurut Dadang, berbicara galian tanah merah terlepas ada dan tidak ada ijin, dampak terhadap lingkungan akan sangat terasa, mulai dari lalu lalang kendaraan, suara gemuruh kendaraan, folusi udara, dan ceceran tanah merah.

“Lantas apakah ada kontribusi yang dirasakan masyarakat sekitar, begitu juga terhadap pemerintah setempat,” ucap Dadang, Sabtu (31/08).

 
Penomena dilapangan sering terjadi, karena dampak lingkungan, sehingga masyarakat yang dekat lokasi galian meminta konpensasi dari pengusaha, terlepas ijin operasional galian tanah merah ada atau tidak ada.

“Karena ada ganguan ketertiban umum yang ditimbulkan,” ujar Dadang.




Sebaiknya kata Dadang, bagi galian tanah merah yang tidak berijin, maka Pemerintah Kabupaten Purwakarta harus bertindak, jangan ada unsur pembiaran.

“Bila ketegasan Bupati, Hj. Anne Ratna Mustika tidak diperlihatkan mulai dari sekarang, maka para pengusaha nakal akan semakin berani dalam menjalankan aktivitasnya,” kata Dadang.
 
Sambung Dadang, Ironis bila Satpol PP Purwakarta tidak mengetahui perusahaan galian tanah merah yang berijin atau tidak.

“Ini perlu disikapi dengan serius, tiap hari puluhan truk menjual tanah merah yang ada dipurwakarta, kedepan akan seperti apa,” pungkasnya. (Ahmad Syah)
Komentar Anda

Berita Terkini