|

Bawaslu Karawang Gelar Refleksi Pemilu 2019



KARAWANG, dinamikajabar.com
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang melakukan 
serangkaian pengawasan dan Penindakan terhadap semua tahapan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2019. 

Selama tahapan tersebut Bawaslu Kabupaten Karawang melakukan pengawasan 
sebanyak 278 hal tersebut tercantum dalam Laporan Hasil Pengawasan (LHP) baik yang dilakukan oleh 
Bawaslu dan juga Panwascam di 30 Kecamatan. 

Kursin Kurniawan, SE, Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang mengatakan, pengawasan yang dilakukan 
oleh Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) dilakukan dalam setiap tahapan, mulai dari tahapan pemutakhiran data Pemilih, Verifikasi Partai Politik Peserta Pamilu, Pendaftaran dan 
Penetapan Calon DPRD, Kampanye, Pendistribusian Logistik Pemilu, Pungut Hitung dan Rekapitulasi 
Penghitungan suara.

“Selama Tahapan Pemilihan Umum Tahun 2019, kita sudah melakukan sebanyak 278 kegiatan 
pengawasan hal ini tertuang dalam LHP yang kita susun selama melakukan pengawasan,” katanya, Selasa (04/09/19).

Selain melakukan pengawasan, Bawaslu juga melakukan serangkai kegiatan sosialisasi kepada 
masyarakat, seperti sosiasliasi pengawasan partisipatif kepada berbagai macam kalangan mulai dari 
organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat dan juga kepada kaum 
perempuan dan difabel. 

“Selain pengawasan, kita juga melakukan sosialisasi, dari data yang kami miliki, Bawaslu Kabupaten 
Karawang melakukan sebanyak delapan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya. 

Kursin menambahkan, dalam penanganan penyelesaian sengketa, Bawaslu Kabupaten Karawang 
menanganai satu penyelesaian sengketa yang diajukan oleh Partai PKPI terkait dengan Laporan Awal 
Dana Kampanye yang diregistrasi dengan nomer Register 01/PS.Reg/13.19/XI/2018 yang diajukan Mohamad Teguh dan Rachmat Rasbin selaku Ketua dan Sekretaris Partai PKPI Kabupaten Karawang. 

Dalam penindakan pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Karawang melakukan sebanyak 22 penindakan pelanggaran terdiri dari sebanyak 16 kasus yang diregister dan sebanyak 6 kasus yang tidak diregister. 

“Penindakan pelanggaran itu terdiri 18 kasus diduga pelanggaran pidana pemilu dari berbagai laporan dan temuan, 1 kasus temuan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu, 2 kasus temuan beserta laporan 
dugaan pelanggaran kode etik dan 1 kasus pelanggaran lainnya (netralitas ASN) ,” tegasnya. 

Seluruh tindakan penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Karawang 
merupakan hasil dari temuan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Karawang dan juga sebagai tindak lanjut dari laporan yang dilakukan oleh masyarakat maupun peserta Pemilu. 

Kursin menambahkan, selama tahapan tersebut, dia menyatakan Bawaslu sudah melakukan 
pengawasan dengan maksimal sehingga dengan hasilnya Bawaslu melakukan pencoretan terhadap salah satu calon anggota legislatif yang melakukan pelanggaran administrasi di Daerah Pemilihan Karawang V. 

Dia berharap, dengan dilakukan pengawasan secara maksimal akan memberikan dampak yang positif 
bagi penyelenggaraan pemilu yang akan datang.

“saya berharap pemilu ke depan akan menghasilkan pemilu yang jujur dan kredibel.”, pungkasnya. (Ade)
Komentar Anda

Berita Terkini