|

Masyarakat Pantai Pisangan Terserang Penyakit, Akibat Pencemaran Minyak Mentah



KARAWANG, dinamikajabar.com  Lebih dari dua pekan, minyak mentah milik pertamina akibat kebocoran di lepas pantai Karawang mencemari sepanjang bibir pantai Karawang. Namun dampak yang terparah berada di pantai pisangan, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya Karawang.

Dampak dari tercemarnya pantai tersebut membuat nelayan dan petani tambak nyaris lumpuh perekonomiannya karena hasil tangkapan draktis menurun hingga 75% bahkan petani tambakpun banyak yang merugi akibat ikan dan udang yang mereka pelihara pada mati.

namun yang lebih memperihatinkan, akibat minyak mentah yang mengotori bibir pantai pisangan ternyata berdampak buruk bagi kesehatan warga diduga akibat polusi udara dari minyak mentah tersebut.

Dari pengakuansalah satu warga menyampaika  bahwa keluarganya menjadi sakit pusing, batuk, mual, pilek dan demam semenjak adanya minyak pertamina yang mengotori bibir pantai pisangan yang terus menerus walaupun sudah dibersihkan "saya sekeluarga pada sakit sejak ada minyak pertamina" kata Gotawa, disampaikan beberapa hari lalu di rumah kediamannya.

langkah pertaminapun langsung mendatangkan medis dan membuat posko di kantor Desa Cemara Jaya untuk mengobati warga yang terserang penyakit yang diduga dampak dari minyak mentah. selain itu, team medispun mendatangi rumah warga.

walaupun banyak warga pantai pisangan yang sakit, pihak pertamina dan pemerintah daerah belum ada rencana merelokasikan warga yang terkena dampak padahal rumah warga tersebut berada di bibir pantai bahkan minyak mentahpun ada yang masuk kedalam rumah terhempas gelombang laut.

Terlihat jelas warga yang dipekerjakan harus menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, masker, baju yang disediakan pertamina dan sepatu boat yang tentunya untuk menjaga kesehatan pekerja dari bahanya minyak mentah.

Sangat disayangkan APD hanya digunakan para pekerja saja, padahal, banyak warga, anak anak dan balita merasa terganggu akibat polusi udara yang cukup menyengat terutama di siang hari saat minyak mentah mencair "kalau pas siangtuh baunya menyengat karena minyak mentah yang membeku jadi mencait" jelas Gotawa diakhir kalimatnya.(Nung)
Komentar Anda

Berita Terkini