|

Latihkan Baris Berbaris Secara Rutin, Satgas Yonif 303 Dapatkan Apresiasi Warga



JAKARTA, dinamikajabar.com  Latihan Peraturan Baris Berbaris yang dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM, dilakukan dalam rangka membentuk sikap dan kepribadian generasi muda di wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 303/SSM Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Minggu (25/8/2019)

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan pembinaan Pramuka yang dilakukan empat orang personel Pos Kotis Satgas.

"Dipimpin oleh Serka Heri Chandra Chaniago di SMPN 1 dan SMPN 4 Long Bagun," ujar Taufik

Kegiatan ini, menurut dia,  berdasarkan permintaan dari Kepala Sekolah, untuk  membina siswanya.

"Sekaligus mengasah kemampuan mereka, agar menjadi generasi muda yang mandiri, berjiwa sosial dan bermental patriot bagi para murid," tegasnya.

“Materi yang mereka berikan, cara melipat maupun mengenakan kacu (dasi Pramuka) yang baik dan benar,  sehingga mereka bisa  rapih dilakukan setiap hari Sabtu,” ungkap Taufik.

Selain itu, lanjutnya, beberapa materi yang diberikan antara lain gerakan dasar baris berbaris seperti penghormatan, langkah tegap, sikap sempurna hingga materi aplikatif untuk menyelenggarakan upacara bendera hari Senin.

Kegiatan Pramuka yang diajarkan personel Satgas Yonif 303, juga merupakan salah satu bagian dari ekstrakurikuler yang ada di SMPN 1 dan SMPN 4 Long Bagun.

"Hal ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan antusiasme siswa/siswi dari masing-masing sekolah. Para murid pun antusias dalam mengikuti kegiatan Pramuka. Setiap latihan praktek yang diberikan oleh personel Satgas, diikuti dengan seksama dan dituntun oleh anggota Satgas di lapangan,” ucap Taufik.

Pada kesempatan itu, alumni Akmil tahun 2001 ini berharap kegiatan pembinaan Pramuka bagi para pelajar perbatasan itu dapat berguna dalam mengembangkan potensi diri.

“Dengan adanya kegiatan tersebut, kami sangat berharap akan menjadikan para murid sebagai anak yang kreatif, anak yang mandiri bermental baja dan selalu siap menghadapi rintangan hidup di masa yang akan datang, serta menjadi anak yang berguna di lingkungan keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara,” pungkasnya. (Dispenad/Red/Ddg)
Komentar Anda

Berita Terkini