-->
    |

Diduga PDAM Tirtatarum Karawang nunggak PBB Rp 420 juta




KARAWANG, dinamikajabar.com (PDAM) Tirta Tarum Kabupaten Karawang jangan malu maluin Bupati Karawang ( Cellica Nurrachadiana), dengan tidak mau membayar tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 420 juta lebih. Sementara Bupati dengan slogannya menyuarakan bayar pajak harus tepat waktunya.

Menurut Praktisi Hukum Asep Agustian, jika PDAM sampai hari ini masih menunggak PBB sebesar 420 juta lebih karena lima tahun tidak membayar, sehingga mendapat teguran dari Bappenda Karawang, ini namanya perusahan plat merah konyol telah mencoreng nama baik Bupati.

“ini ada perusahan plat merah yang konyol, sudah mencoreng nama baik Bupati karena tidak mau bayar pajak,”Ujar Asep Agustian, Sabtu (10/8/2019) di Karawang.

Menurutnya, yang namanya pajak, baik itu PBB, PPN, PPH, semuanya tetap harus di bayar. Kalau dia mau mengadu kepada Bupati karena sudah ditegur Bappenda untuk segera bayar, ini konyol apalagi Bupati Cellica sampai mengamininya.

“Kalau Bupati sampai mengamini, ya sebelas dua belas namanya,”katanya

Seharusnya pinta Asep, Bupati Cellica harus tegur PDAM dan perintahkan untuk segera membayar tunggak PBB kepada Bappenda. Jika Bupati sampai membela dan mengamini ketika pimpinan PDAM minta keringanan itu salah besar. Sementara itu, masyarakat dipaksa untuk bayar pajak tepat pada waktunya.

“Ini perusahaan plat merah jangan bikin malu Bupati, kalau perlu tidak usah pasang slogan bayar tepat waktu, jika perusahaan plat merah tidak mau bayar pajak,”tegasnya

Kemudian kata Asep, pajak ini tidak mengenal siapa dekat dengan siapa, walau dekat dengan Bupati, Walikota, Gubernur, atau Presiden sekalipun, yang namanya punya tunggakan pajak ya harus di bayar.

“mentang mentang pejabat, bentar bentar ngadu sama Bupati,”sindirnya

Lanjut Asep, Bappenda wajar memberikan teguran kepada PDAM, karena jika pendapatan tidak tercapai yang ditegur pasti Bappenda, apalagi Dewan terus menaikan pendapatan pajak.

“Jika PDAM berdalih selalu rugi apa alasannya. Ini memang sengaja tidak mau bayar,”terangnya

Kejadian ini bisa saja kata Asep, terjadi juga dengan intansi yang lainnya bukan hanya PDAM yang menunggak pajak. Ia kemudian berpesan jangan mentang mentang jadi pejabat terus mau seenaknya Dewe, cetus Askun

,"Jika surat teguran sudah sering dilayangkan dan didatangi sudah, tetapi belum ada realisasi. Seharusnya BUMN milik Pemkab Karawang sebagai panutan dan patuh pajak."

Sampai saat ini belum juga ada realisasi, perusahaan PDAM Tirta tarum  punya niat baik mau bayar tidak," tukasnya.

Dadang Aripudin
Komentar Anda

Berita Terkini