|

SMK Taruna Sakti Purwakarta Gelar Penutupan Mabintar 2019



PURWAKARTA, dinamikajabar.com
Setelah kurang lebih sepekan mengikuti Masa Bimbingan Taruna (MABINTAR) 470 Taruna-Taruni yang terdiri dari kelas 10, 11, dan 12 SMK Taruna Sakti Purwakarta, menggelar acara penutupan di lapangan SMK Taruna Sakti Purwakarta.

Kepala SMK Taruna Sakti Purwakarta, Yayang Gilang Sonjaya mengatakan masa bimbingan taruna (Mabintar) dilaksanakan bagi Taruna-Taruni baru ataupun yang belum pernah mengikuti kegiatan Mabintar. 

Selama satu pekan Taruna-Taruni ini langsung di bawah bimbingan Bataliyon Armed 9 Pasopati Kostrad. Program ini untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan cinta bangsa untuk mendukung pendidikan nasional.

"Masa Bimbingan Taruna ini ternyata juga disukai dunia usaha. Sebab, anak-anak jadi terbangun kedisplinan dan tanggung jawab. Karena itu, pendidikan taruna wajib buat siswa yang baru masuk ke SMK Taruna Sakti Purwakarta," ujar Pria yang akarab disapa Gilang itu, Sabtu (27/7/2019). 

Intinya, lanjut dia, para Taruna-Taruni ini akan menjadi siswa yang bertaqwa, disiplin, bertanggung jawab, selalu gigih mencapai kompetensi, mengormati guru dan orang tua, hingga cinta bangsa dan negara Republik Indonesia.

"Nilai-nilai yang ditanamkan pada siswa selama mengikuti pendidikan ketarunaan harus terus diamalkan. Kami yakin, pendidikan ketarunaan ini memberi bekal pendidikan karakter yang berguna buat siswa di sekolah maupun di dunia kerja nanti," ucapnya. 

Dalam acara penutupan Mabintar tersebut, nampak artis Ibukota yang turut hadir, seperti Krisna Mukti dan Ratna Listy.

Saat ditemui di SMK Taruna Sakti Purwakarta, Krisna Mukti mengatakan, di sini (SMK Taruna Sakti Purwakarta.red) lebih persiapan anak-anaknya untuk nanti selepas sekolah agar lebih siap mengarungi kehidupan.

"Dibandingkan dengan sekolah lain, SMK Taruna Sakti Purwakarta tak hanya mengandalkan sisi akademis saja, sisi mentalnya juga dibina. Di sini ya agak-agak militer, tapi itu yang dibutuhkan apalagi sekarang ini kan lagi krisis moral jadi keindonesiaan anak-anak SMK Taruna Sakti Purwakarta ini lebih dipersiapkan lebih kuat mentalnya," kata Krisna Mukti. 

Ditempat yang sama, Ratna Listy, yang memiliki nama lengkap Ratna Sulistyaningsih itu merasa kagum melihat sekolah yang berbasis Militer seperti di SMK Taruna Sakti Purwakarta ini. 

"Saya baru tahu kalau ternyata di Purwakarta ini ada sekolah kejuruan yang berbasis militer. Di SMK Taruna Sakti ini siswanya sudah dididik untuk belajar bagaimana membuat sebuah karya film gitu loh, nah Itulah membuat saya kagum. Pendidikan di SMK Taruna Sakti Purwakarta ini yang diterapkan di sini ada bukan hanya skill yang dikeluarkan tetapi juga ada pendidikan kedisiplinan di mana nak digembleng secara militer dengan bekerja sama dengan Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad. Digembleng oleh para tentaranya langsung gitu, Saya rasa ini bagus untuk menggembleng mental anak-anak supaya tumbuh kedisiplinan tanggung jawab, rasa setia kawan,  kemandirian dan banyaklah yang kita bisa kita bisa petik dari kegiatan ini," ucapnya. 

Kegiatan Mabintar ini, lanjut dia, dibutuhkan di zaman sekarang ini di mana kita ini tidak bisa sebagai orang tua tidak bisa 24 jam mengontrol anak.

"Jadi Mabintar ini anak dibekali dengan budi pekerti budi pekerti yang mulai zaman sekarang udah mulai menipis. Jadi kegiatan ini mengingatkan saya, bagaimana dulu saya dididik orang tua saya untuk hormat kepada orang tua dan guru. Anak-anak sekarang harus mulai lagi diingatkan untuk untuk lebih menghargai orang lain, agar tidak ada terjadi seperti yang kita lihat di kota-kota besar seperti tawuran, narkoba dan lainnya. Jadi saya rasa sekolah lain harus mencontoh kegiatan Mabintar ini, untuk mendidik kedisiplinan anak-anak," pungkasnya. (Red/tesyar)
Komentar Anda

Berita Terkini