|

Slamet, S.Kom pimpin Desa Warung Bambu Enam Bulan kedepan

Slamet, S.Kom : PJS Desa Warung Bambu

KARAWANG - dinamikajabar.com

Sesuai surat yang dikeluarkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BPN), No. C1.26.30/V.38-6/48, PNS bisa menjadi Kepala Desa dengan lebih dahulu dibebaskan tugas - tugasnya sebagaimana yang dia jalankan sebagai PNS. Sehinggga di PNS bisa fokus menjalankan tugasnya sebagai Kepala Desa.

Dalam surat Kepala BKN itu menjelaskan, PNS yang diangkat atau terpilih menjadi Kepala Desa bakal mendapatkan pembebasan tugas dari jabatan organiknya selama memimpin Desa, tetapi dijamin tidak akan kehilangan statusnya sebagai Pegawai Negeri, arahan kepala BKN itu didasarkan pula pada Pasal 8 PP.55/1980 tentang Pengangkatan Kepala Kelurahan dan Perangkat Kelurahan menjadi PNS.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada tahun 2020 mendatang ada 45 Desa yang akan mengikuti Pilkades serentak, maka secara otomatis masa jabatan para Kades nya pun habis dan digantikan oleh Penjabat Sementara (PJS, red) sampai ditentukannya Kades terpilih definitif.

Salah satu Kepala Desa yang habis masa jabatannya adalah Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, yang saat ini PJS nya diemban oleh Slamet, S.Kom selama kurang lebih Enam (6) bulan kedepan.
Slamet, S.Kom adalah salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS, red) dilingkungan Pemkab Karawang, tepatnya di Kecamatan Karawang Timur.

Dalam keterangannya Slamet menyampaikan, ini merupakan suatu tanggung jawab dan amanah yang harus saya jalankan dengan sebaik - baiknya, ucapnya paska serah terima jabatan yang dilakukan di Kantor Desa Warung Bambu Rabu (24/07/19).

Lebih lanjut, Slamet menambahkan, hal pertama yang akan saya lakukan sebgai PJS adalah menertibkan administrasi dan surat menyurat, dan saya juga akan menerapkan disiplin kepada semua staff, seperti datang dan pulang sesuai dengan aturan.

Hal itu saya lakukan agar pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih baik lagi, saya tidak mau selama kepemimpinan saya ada keluhan dari warga tentang pelayanan yang tidak baik, apalagi sampai ada laporan Kantor Desa selalu kosong, pungkas Slamet.

Terakhir Slamet juga berjanji akan menyerap anggaran dengan sebaik - baiknya sesuai dengan aturan, saya juga meminta kepada semua staff dan warga untuk bersama membangun Desa Warung Bambu menjadi lebih baik lagi, tegasnya.(Rama)

Komentar Anda

Berita Terkini