|

Paguyuban ANPHEG'S Kapetakan Cirebon, Siap Bagikan Baju Bekas Layak Pakai Secara Gratis



CIREBON, Dinamikajabar.com, - Manfaatkan Waktu Luang, Kesibukan sejumlah relawan atau pelopor wanita yang tergabung dalam paguyuban pemuda Anak Phegagan Seduluran (ANPHEG'S) kidul dan lor di sekretariat, bertempat di blok jaba kulon rt.rw. 01.03., Desa pegagan kidul, kecamatan kapetakan, kabupaten cirebon, senin malam lungkan waktu peduli sosial. (15/07/2019).

Dimana relawan atau pelopor wanita tengah mensortir pakaian bekas layak pakai untuk dibagikan kepada yang membutuhkan, hal tersebut mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial, jadi bagi warga yang memiliki baju bekas layak pakai atau yang sudah tidak digunakan lagi, silahkan segera sumbangkan pakaian bekas ke sekretariat untuk nantinya disalurkan bagi warga yang membutuhkan.

Ditangan paguyuban pemuda ANPHEG'S Kidul dan Lor semua baju sumbangan dapat menjadi ladang ibadah, seperti halnya baju bekas layak pakai.

Ketua paguyuban pemuda ANPHEG'S kidul dan lor, Saripin Hidayat mengatakan kepada awak media, bahwa baju atau pakain bekas tersebut merupakan hasil sumbangan dari para donatur warga kedua desa yaitu desa pegagan kidul dan lor, dari mulai pakaian anak-anak, remaja, dan pakaian dewasa disortir dikemas untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan secara gratis bebas memilih selama untuk dipakai. Ujarnya Saripin Hidayat ketika dikonfirmasi disekretariat 

Dikatakanya, Saripin, Bagi warga yang membutuhkan baju atau pakaian bekas layak pakai bisa datang langsung ke sekretariat atau bisa juga lewat korwil disetiap blok yang tersebar di desa pegagan lor dan kidul. Ucapnya

" Sebetulnya Baju pakaian bekas layak pakai tersebut kita akan bagikan kepada warga pegagan lor dan kidul secara gratis bagi yang membutuhkan saja, bila mana nantinya warga dikedua desa tidak ada yang mau atau membutuhkan maka selanjutnya kami akan salurkan pakaian bekas tersebut kepada yayasan atau panti asuhan yang membutuhkan" 

Aksi kepedulian sosial menjadi prioritas program unggulan paguyuban pemuda ANPHEG'S lor dan kidul, dengan harapan kedepanya agar para pemuda paguyuban ANPHEG'S tetap kompak dan solid menuju ke arah jiwa sosial yang tinggi dan lebih baik lagi dalam kegiatan positif, selain itu juga  kami harapkan bagi warga berdomisil di desa pegagan lor dan kidul sekiranya yang berjiwa sosial kami persilahkan bisa untuk bergabung, tanpa ada unsur paksaan atau kemauan diri sendiri sesui dengan hati. Terang Saripin Hidayat 

Sementara itu, Relawan atau Pelopor wanita disela kesibukanya mensortir baju tersebut, Royati (23), Siti Kodija (22) dan Susilawati (18), Royati mengaku senang dan bangga bisa ikut bergabung paguyuban tersebut, karena ia merasa terpanggil dan peduli sosial serta murni kemauan diri kita sendiri tanpa ada unsur paksaan, dimana kita disini bisa belajar berkreasi dengan melalui aksi peduli sosial dan kita juga ikhlas bantu beres-beres sortir baju-baju tersebut pada saat waktu luang, alhkamndulillah orang tua kita juga mengijinkan dalam hal sosial tersebut. Pungkasnya 

Hal senada juga dikatakan oleh Siti Khodija, bahwa kita disini betul-betul Ikhlas membantu untuk peduli sosial atas inisiatip kemauan diri kita sendiri, sebagai generasi penerus, kami berharap agar para putra putri daerah ikut bergabung bersama kami dan kalaupun bisa lebih dibanyakan lagi putri daerah yang ikut untuk bergabung bersama kami bersama paguyuban Anpheg'S lor dan kidul ini karena disini kita bisa belajar bersosilisasi dengan kegiatan sosial bersama ini. Ujarnya 

Ditambahkanya oleh Susilawati, Warga desa pegagan lor ia  mengungkapkan, hal yang sama juga yang dikatakan oleh Royati dan Siti Khodija, Saya juga senang dan bangga bisa ikut bergabung paguyuban Anpheg'S kidul dan lor.

" Untuk bersedekah warga tidak harus berupa meteril, namun berupa barang bekas seperti baju atau pakaian bekas layak pakai untuk kembali dibagikan kepada yang membutuhkan" ungkap Susilawati

Laporan : Wadira
Komentar Anda

Berita Terkini