|

Front Masyarakat Peduli Lapas mendemo RS Pengayoman Cipinang


JAKARTA - dinamikajabar.com

Puluhan orang mendatangai Rumah Sakit Pengayoman Cipinang untuk menuntut Kepala Rumah Sakit Pengayoman agar dicopot dari jabatannya, karena diduga banyak permainan yang dilakukan oleh Dokter dan Narapidana didalamnya.
Kami menuntut kepala RS Pengayoman Cipinang segera dicopot, banyak pungli yang terjadi didalamnya " ujar Dandi, Koordinator aksi, Selasa (26/02/19).

Dandi mengungkapkan, selama ini pihaknya banyak menemukan permaianan didalam Rumah Sakit yang dilakukan Dokter dan Narapidana, dimana Dokter didalamnya mempermudah Narapidana untuk mendapatkan ijin keluar dari Lapas karena alasan sakit, permainan itu sudah berlangsung lama, makannya saat ini banyak Napi yang keluar masuk sesuka hati, kata Dandi.

Lanjut Dandi, surat ijin tersebut banyak dimanfaatkan oleh Narapidana untuk keluar masuk Lapas, bukannya mendapat perawatan, tapi para Napi juga bisa pergi bertemu dengan orang yang diluar Daerah, salah satu contoh, adalah Narapidana Labora Sitorus yang bisa keluar dari Lapas dan pergi ke Papua, hal itu dilakukan setelah mendapat surat ijin dari Rumah Sakit, jelas Dandi.

Masih kata Dandi, berdasarkan informasi yang didapat, untuk mendapat ijin dari rumah sakit, narapidana harus merogoh kocek dalam, dimana napi harus mengeluarkan uang sekitar 80 Juta agar surat itu bisa didapat, nyaman tidur didalam kamar rumah sakit dan keluar beberapa hari.

Dalam aksi demo tersebut sempat terjadi kericuhan antara massa dengan petugas dari Kementrian Hukum dan Ham, pasalnya para pendemo yang membakar ban dan menghadang mobil tahanan, membuat petugas yang ada bertindak, aksi dorong - dorongan pun tak terelekan dan sempat memanas selama 15 menit.

Sebelumnya, sejumlah massa yang mengatasnamakan Front Masyarkat Peduli Lapas, menggelar aksi demo Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur, mereka menuntut Kepala Lapas dicopot karena dinilai membekengi bandar narkoba yang ada didalamnya agar dapat bebas berjualan.(Red)

Komentar Anda

Berita Terkini