|

Ponpes Miftahul Ulum Babakn Cijambe Bekembang Pesat


PURWAKRTA, dinamikajabar.com
Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum yang beralamat di Babakan Cijambe Rt.31/09 Desa Darangdan Kecamatan Darangdan  Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pesantren yang di dirikan pada tanggal 15 April 1965 oleh Almarhum KH. Achmad Tajudin selaku pendiri sekaligus pemilik Ponpes tersebut

Berdirinya Ponpes tersebut atas restu istri tercinta nya Hj.Pipih Napisah.

Ponpes Miftahul Ulum memiliki dua Ponpes yaitu Ponpes Putra dan Ponpes Putri.

Ponpes Putra di dirikan pada tahun 1965. Sedangkan Ponpes Putri di dirikan pada tahun 1991,

Untuk pendidikan formalnya Almarhum KH.Achamad Tajudin telah mendirikan berbagai sekolah, diantaranya TKA,TPA, DINIYAH dan TSANAWIYAH.

Sejak wafatnya KH.Achmad Tajudin Kepemimpinan Pospes Miftahul Ulum di pimpin oleh KH.Asep Abdussalam atas kesepakatan dan persetujuan dari lima orang saudaranya.

Termasuk Hj.Pipih Napisah selaku ibu kandung nya, yang turut merestui KH.Asep memegang kepemimpinan Ponpes Miftahul Ulum.

Ponpes Miftahul Ulum di Pimpin oleh KH.Asep Abdussalam dari tahun 2011sampai sekarang.


KH. Asep adalah generasi pertama, selaku Pewaris Tahta Kepemimpinan Ponpes dari Almarhum KH. Achmad Tajudin. 

Alhamdulillah Ponpes Miftahul Ulum sejak di Pimpin oleh KH.Asep Abdussalam sangat  berkembang pesat bahkan telah memiliki gedung ruang belajar mengajar murid TKA,TPA, DINIYAH dan STANAWIYAH.

Yang layak termasuk dua lantai gedung Ponpes Putra Putri, sedang kan Sekolah Aliyah di dirikan oleh KH.Asep Abdussalam pada tahun 2017, kemudian Insa Alloh ke depan akan mendirikan Sekolah setingkat Perguruan tinggi.

KH. Asep Abdussalam (40) saat di konfirmasi dinamikajabar.com di Ponpes Miftahul Ulum, sabtu (7/7)  sedang sibuk menerima peserta didik baru.

KH.Asep mengaku menjadi Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum ini, untuk melaksanakan wangsit almarhum untuk menyebar kan si'ar islam, di tatar sunda khususnya di Purwakarta, Jawa barat.

"Alhamdulillah anak didik di Ponpes Muftahul Ulum ini ada 450 orang terdiri dari Santriwan dan Santriwati,"

Pembelajaran disini di bantu oleh Santriwan dan Santriwati yang sudah senior.

Mata pelajaran yang keseharian kami ajarkan, yakni."Sholat fardu dan sholat sunat, Membaca Yasin, Sorogan Al Qur'an, Pengajian Kitab, Pembacaan Rotib Al Atos, Sholawat, Qiro'ah, Ceramah dan Olah raga.

"Selain dari itu Santriwan dan Santriwati wajib memahami makna Halal dan Haram, agar kelak mereka menjadi orang yang berakhlakul karimah,"

Kemudian mereka juga harus  mengetahui tentang UUD 45 dan Palsapah Pancasila, termasuk mempertahan kan keutuhan NKRI.

"Untuk pengelolaan Sekolah, kami percayakan kepada saudara yang lain, yang jenjang pendidikan formalnya layak, seperti Kepala Sekolah dan tenaga pengajar bahkan sudah beberapa orang sudah menjadi PNS "Terangnya"

Menurut H. Zenal Aripin warga Kecamatan Bojong Alumni Ponpes Maftahul Ulum tahun1969, bahwa benar KH.Asep itu adalah selaku Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum.

"Beliu adalah pewaris tahta kepemimpinan Ponpes Miftahul Ulum dari mediang almarhum KH.Achmad Tajudin."

Karena beliau itu satu satunya, anak laki laki Almarhum dari 6 orang saudara sekandung nya.

"KH.Asep Abdussalam di delegasi kan oleh Bupati Purwakarta H.Dedi Mulyadi,SH dengan sebutan Bah Anom pada tahun 2016 di Ponpes Miftahul Ulum pada acara Haol Almarhum KH.Achmad Tajudin "Ucap H.Z Aripin

Serda TNI Purnawirawan Dede Mugis Alumni Ponpes Miftahul Ulum tahun 1969 saat di konfirmasi dinamika jabar.com lewat seluler (08/07) menjelaskan bahwa KH.Asep layak menjadi Pimpinan Ponpes.

"Sebab beliau selain menimba ilmu dari Almarhum, juga mencari ilmu agamanya ke berbagai Ponpes yang ada di Tatar Sunda,"

Maka tepat sekali Persiden RI Ir.Joko widodo pada saat pertemuan para Pimpinan Ponpes se Jawa Barat di Istana Bogor (15/04).

"Pimpinan Ponpes Maftahul Ulum mendapatkan anugrah dari Bapak Jokowi selaku Tokoh Agama di Kabupaten Purwakarta "Pungkas Purnawirawan TNI Dede Mugis
(Endang.S)

Komentar Anda

Berita Terkini